Sudahkah semua amalan kita diikhlaskan hanya untukNya?

  
Nabi saw bersabda:


“Sesungguhnya segala amalan itu tergantung niatnya dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh balasan dari yg diniatkannya…” (HR. Bukhari)

Segala amal tergantung pada niat” bukan berarti hukum suatu amalan itu tergantung dan bisa ditentukan dari niatnya.
Keliru jika beranggapan bahwa apapun amalannya yg penting jika niatnya baik, maka hasilnya baik.
Yang dimaksud amal dalam hadits ini adalah segala sesuatu yang sudah disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

🌹 Niat: niat karena Allah atau niat karena selainNya.

Seorang pria yang hijrah memeluk agama Islam.
Hijrah itu termasuk syariat islam, namun ada yang melakukannya karena Allah dan ada juga yang melakukannya karena keduniaan dan wanita yang ingin dinikahinya.

🌹 Cara: cara yang baik atau buruk 

Cara yang tidak baik tetap tidak boleh dilakukan, meski tujuan dan niatnya baik.
Sebab dalam Islam, maksud yang baik tidak bisa menghalalkan cara yang haram.

Misal, berjudi dengan maksud hasilnya nanti akan disedekahkan, tetap saja buruk. Maksud yang baik (sedekah) tidak akan menjadikan cara yang buruk (judi) menjadi halal.

Sama halnya juga seperti seorang wanita yang (maaf) menjual dirinya, walaupun dia bermaksud untuk menafkahi keluarga dan menyekolahkan adik-adiknya. Tetap saja menjual diri tidak akan menjadi halal.

-•- Amal yang baik bisa menjadi buruk jika dilakukan dengan niat yang buruk. Amal yang buruk tidak akan bisa menjadi baik walaupun niatnya baik -•-

Diedit dari tulisan kiriman Dewa Ayu Putu Sukartini, Amalan dan Niat.

🌹🌹🌹🌹

Sudah baik belum semua amalan dan niat kita?

Apa lagi niat yang perlu kita perbaiki, luruskan agar semua amalan dilakukan hanya karena Allah, tak ternodai urusan ego dunia?

Apalagi amalan yang perlu diperbaiki dengan niat yangand sudah baik, agar Allah ridlo dan kita dapat meraih bahagia dunia akhirat?

Kenapa itu semua penting bagi sahabat?

4 thoughts on “Sudahkah semua amalan kita diikhlaskan hanya untukNya?

  1. subhanallah tulisannya mengingatkan sekali akan pentingnya niat,,bagaimana kalau suatu amal ibadah misalkan shalt dhuha ada niatan ingin mendapatkan kekayaan atau kemudah rezeki, apakah termasuk niat karena Allah juga? terimaksih

    Like

    • Tergantung kaya untuk apa, rizki untuk apa? Kalau semua hanya untuk ibadah di jalan nya dan niat itu murni, Insya Allah… Saat kekayaan dan rizki ditarik kita juga tak akan galau karena sadar sepenuhnya bahwa semua ditujukan hanya untuk ibadah di jalanNya, atas izinNya. Kalau belum Allah izinkan kita sabar menanti.
      Allah Maha Penilai dan Maha Tahu apa yang ada di dalam hati kita.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s