Sudahkah kita ikhlas membangun keluarga hanya untukNya?

   

Sahabat blog,

Pernahkah terlintas, sesungguhnya untuk apa kita membangun keluarga? Banyak yang bilang “untuk bahagia, dong.” Baiklah, apa maksudnya “bahagia” di sini? Lalu kalau “bahagia” tak kunjung datang, anak tidak sesuai harapan banyak yang mengeluh, galau. 

Membangun keluarga adalah bagian dari ibadah suci untukNya. Kalau kita yakini bahwa melayani suami, istri, membesarkan anak diikhlaskan hanya untukNya tentu tak perlu ada galau. Yang penting kita jalankan tugas dan serahkan hasil pada Allah.. Dengan senyum, dengan rasa syukur, dengan ikhlas hanya untukNya.

Kalau gagal.. Ikhlas.. Karena itu ketentuan Allah, seperti putra Nabi Nuh as dan istri Nabi Luth as. Yang dinilai Allah usahanya, bukan hasilnya.

Kalau sukses.. Ikhlas dan bersyukur.. Seperti Nabi Ismail as yang penuh dengan ketaatan pada Allah swt, bahkan saat Allah memerintahkan ayahnya mengorbankannya.

Membangun keluarga hanya untuk Allah punya satu tujuan: menggapai ridloNya, untuk meraih surgaNya. Yuk kita simak tulisan Ustda Bachtiar Nasir tentang pesan Allah bagi kita semua dalam membangun keluarga, yuk..

🌹🌹🌹🌻🌻🌻🌹🌹🌹

Cara Masuk Surga Sekeluarga

Oleh Ustadz Bachtiar Nasir

🍲 Coba suatu hari ingatkan seluruh anggota keluarga begini; 

“Kita kerjasama agar masuk surga sekeluarga yuk?”

🍡 Bagaimana caranya?

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. [Dikatakan kepada mereka]: “Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan,” mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala [gelas] yang isinya tidak [menimbulkan] kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk [melayani] mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan. Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya. Mereka berkata: “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut [akan diazab].” Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang. At Thur 17-28.

🍳 Ceritanya penghuni Surga saling bercengkrama berhadap-hadapan, masing-masing bertanya jawab bagaimana keluarga kalian dulu, koq bisa masuk Surga?

🍫 Jawabnya seragam; 
“Kami bisa masuk Surga karena dulu di Dunia, dikeluarga kami saling mengingatkan satu sama lain tentang siksa pedih Neraka.”

🍛 Karenanya Visi rumah tangga orang beriman adalah:

“Peliharalah dirimu dan keluargamu dari siksa Neraka” (At Tahrim; 6). 

Ya Rabb, bagus!.

🍔 Rumahku Surgaku, akan terjadi jika masing-masing anggota keluarga memelihara dirinya dan mengingatkan anggota keluarga lainnya dari siksa Neraka.

🍕 Siapa yang tak sedih jika ada salah seorang anggota keluarganya (ayah, ibu, kakak atau adik) terjerumus ke lingkungan siksa “Neraka?”

🍮 Setiap anggota keluarga pasti sangat sedih jika Bahtera Keluarga pecah dan karam akibat terpaan gelombang kehidupan dunia yang mematikan.

🍦 Agar masuk Surga sekeluarga, ingatkan anggota keluarga kita yang sedang khilaf berbuat dosa atau lalaikan perintah Allah, jangan dibiarkan.

🍰 Jangan kecewa kalau peringatan kita diabaikan, atau malah dilecehkan, karena dakwah di tengah keluarga kadang lebih berat, jangan lupa doakan.

🍟 Nabi Nuh as tak pernah bosan mengingatkan anaknya yang tersesat, Nuh as terus mendoakannya sampai akhirnya Allah tenggelamkan Kan’an.

🍜 Nabi Luth as tak pernah berhenti memperingatkan isterinya yang membangkang, sampai akhirnya Allah binasakan isterinya bersama kaum Sodom.

🍰 Asiah binti Muzahim, tertatih -tatih peringatkan suaminya Fir’aun, konsisten mendidik Masyithah dan Musa as, akhirnya Asiah yang dibunuh Fir’aun.

🌺 Habil tak pernah takut mengingatkan dan menasehati kakaknya Qabil, rasa iri dan dengki berkecamuk sampai akhirnya Habil dibunuh Qabil.

🍄 Agar bisa masuk Surga sekeluarga perlu perjuangan dan pengorbanan yang besar, selain itu kesabaran dan konsistensi juga harus dilakukan.

🍧 Ingatkan suami agar bekerja ditempat yang halal, jangan bawa pulang penghasilan yang haram, karena akan jadi bahan bakar neraka Rumah Tangga.

🍹 Ingatkan isteri agar memperhatikan Pola Konsumsi Halal untuk keluarga, anak-anak akan susah diajak taat dan ibadah jika mengkonsumsi yang haram

🌻 Ingatkan anak-anak bahwa bahan bakar Neraka adalah Batu dan Manusia, jangan sampai salah seorang dari kita jadi bahan bakarnya Neraka.

🍧 Ceritakan bahwa penjaga Neraka adalah Para Malaikat Perkasa yang kuat dan kasar, mereka tak pernah khianati Allah dan pasti laksanakan perintahNYA.

🍁 Semoga bermanfaat buat kita dan keluarga kita masing-masing.

🌳 Selamat pagi yang indah bersama keluarga kita sampai akhirat yang khusnul khotimah

Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin

Reposted by IHQ🌴

📚Menyampaikan dgn hati📚

Majelis Keluarga Muslim Indonesia

Kiriman Citra Moeslim Roesli, YKM FEUI.

🌹🌹🌹🌻🌻🌻

Apakah yang akan kita lakukan hari ini untuk dapat ikhlas membangun keluarga HANYA untukNya? Dan membantu anggota keluarga kita masuk dalam surgaNya?

Kenapa hal itu penting?

Kalau saja Rasulullah saw ada di sini, kira-kira apa pesannya agar kita selalu ikhlas membangun keluarga untuk Allah swt, menuju ridloNya, menggapai surgaNya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s