Sudahkah kita berhenti dzalim karena tak gigih mengajak orang ke surga?

  

 

   

Orang Jepang Yang Membuat Banyak

Muslim Malaysia Menangis

Suatu hari di tahun 2012 ada seorang dosen ITB bernama Dr. Iqbal (34) beliau memberikan tausiyah di majlis Ijtimak pelajar di Tasikmalaya. Beliau bercerita ketika dirinya tengah menempuh S3-nya di Jepang, beliau bertemu dengan seorang Muallaf asal Negeri Sakura terebut.

Dr. Iqbal menceriakan sedikit kisah ketika si muallaf tersebut sedang berdakwah ke Malaysia. Si Muallah tersebut berdakwah kepada orang-orang Malaysia. kurang lebih dakwahnya seperti ini :

Assalamualaikum Wr.Wb

“Semua orang Malalysia yang ada disini, Semuanya adalah orang yang DZHALIM!” (Semua mustami kaget mendengarnya, banyak yang tersinggung waktu itu) tak lama Mualaf tersebut melanjutkan tausiahnya.

“Kenapa kalian semua orang yang dzalim? Karena Kami orang Jepang, kami membuat berbagai macam hal, mobil, motor, gadget, televisi, mesin cuci, dan kami kirimkan kepada negara kalian untuk kebahagiaan dunianya kalian, orang-orang Malaysia.

Tetapi kenapa? Kalian yang memiliki sesuatu yang dapat membahagiakan dunia dan akhirat kalian tidak kirimkan ke negeri kami Jepang? yaitu Islam!

Jika kalian pergi ke kampung saya, disana terdapat kuburan, didalam kuburan tersebut terdapat dua orang yang dikubur, seorang wanita dan seorang laki-laki. Kalian tahu siapa mereka? mereka adalah kedua orang tua saya.

Dan mereka meninggal dalam keadaan kafir! Dan disana terdapat ribuan orang yang sudah meninggal dalam keadaan kafir.

Bagaimana seandainya diakhirat nanti kedua orang tua saya dan ribuan orang yang meninggal dalam keadaan kafir tersebut menuntut kepada anda-anda semua?

Rasulullah s.a.w dan para sahabatnya menyebarkan islam dahulu sampai kepelosok-pelosok dunia. meninggalkan anak, istri dan kampung halamannya supaya agama ini sampai kepada kita semua. Tapi kenapa kalian tidak melanjutkan perjuangan nabi menyebarkan islam, sehingga kami kami mati dalam keadaan kafir, kenapa?”

Semua orang yang hadir waktu itu, tertunduk terdiam terbungkam. tak ada yang dapat mengucapkan sepatah katapun.

Hanya suara isak tangis yang terdengar saat itu. Setelah itu terdengar isak tangis dari Dr. Iqbal, beliau tidak melanjutkan ceritanya nya tetapi langsung bertanya kepada kami, para mustami.

“Asbab kita tidak berdakwah, banyak orang yang meninggal dalam keadaan kafir. Ini salah siapa?”

Semua orang terdiam tak menjawab, kemudian beliau menjawab. “Ini adalah salah kita.”

Beliau bertanya lagi, “Ini tugas siapa (berdakwah melanjutkan perjuangan nabi dan para sahabat)?” Kami sontak menjawab, “Tugas kita”

Beliau menjawab, “Bukan! Ini bukan tugas kita. Tapi ini adalah tugas saya. Karena tanggung jawab dakwah adalah tugas untuk setiap orang Islam.”

Roza, ODOJ fasil 21

🌹🌻🌹🌻🌹🌻

Sahabat blogger, Berbuat dzalim kah anda hari Ini dengan tidak berbagi meskipun hanya satu ayat? Bagaimana kalau anda dituntut nanti di Hari Pembalasan?

Yuk, mulai rutinkan berbagi jalan menuju surga, yuk.. Ajak sebanyak-banyaknya orang beriman dan beramal sholeh, insya Allah jalan ini dapat kita bukakan bagi sebanyak-banyaknya orang. Aamiin.

🌹🌻🌹🌻🌹🌻

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s