Autisme dan EMF, yuk kita cegah dan atasi

   

Saya suka sekali mengikuti perkembangan teknologi gadget. Setiap kali ada peluncuran gadget aku pasti pantau dengan seksama. Ternyata semua gadget memancarkan medan EMF (electro magnetic field) yang potensial menyebabkan autisme.

EMF dipancarkan dari saluran listrik, kabel listrik, dan perangkat listrik seperti laptop, komputer, wifi network dan telepon genggam. Berdasarkan berbagai riset, kumpulan perangkat ini secara akumulatif menyebabkan berbagai kerusakan pada sel tubuh manusia. 

EMF dapat mengganggu berbagai proses natural tubuh termasuk tidur, hormon, sistem imun, dan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri. EMF mengganggu proses bioelektrisitas tubuh yang dibutuhkan sel untuk beraktivitas dengan baik karena sistim bioelektrisitas manusia sesungguhnya sangat sensitif.

Dampak EMF pada anak 

Berdasarkan riset anak lebih sensitif terhadap EMF daripada orang dewasa karena sistem bioelektrisitas, sistem syaraf dan otak anak sedang dalam proses perkembangan. Tulang tengkorak anak yang melindungi otaknya lebih tipis dan kecil, sehingga EMF lebih dalam mempengaruhi otak anak. Sistem imun mereka yang belum sempurna membuat mereka lebih rentan terhadap racun. Gejala yang nampak dapat berupa kelelahan kronis, sakit kepala, arrhytmia, gangguan konsentrasi, gangguan perilaku dan ADHD. Hal ini menyebabkan pemerintah di beberapa negara tidak mengizinkan wifi di beberapa area publik dan sekolah.

Organisasi-organisasi seperti Council of Europe, the European Environment Agency, UK Trades Union Congress, the International Commission for Electromagnetic Safety, dan Russian Commission for Electromagnetic Safety telah mengeluarkan peringatan meras mengenai radiasi dari berbagai perangkat wireless ini. 

Silakan juga baca: EMF Solutions Canada mengenai polusi EMF.

Dampak EMF pada autisme 

Menurut Dietrich Klinghartd, seorang pionir dalam pengobatan natural, EMF meningkatkan potensi racun dari mikroba jahat dan endotoksin. Dalam sebuah penelitian Dr. Klinghardt menunjukkan bahwa autisme dapat diprediksi dari tingkat EMF di sekeliling lingkungan tidur ibu hamil. Berdasarkan riset ini Dr. Klinghardt menyarankan beban EMF di rumah dan kamar tidur anak diminimalisir. 

The BioInitiative Report 2012 menghubungkan EMF dan autisme dan menyatakan bahwa EMF dan Radio Frequency Radiation dapat meningkatkan resiko dan gejala autisme. Martha Herbert, MD, PhD dalam laporan ini menyarankan semua keluarga yang mengalami masalah autisme, merencanakan kehamilan atau sedang menanti kelahiran bayi, untuk meminimalisir EMF dan perangkat wireless

Laporan tersebut melanjutkan bahwa pancaran EMF/RFR yang sudah diklasifikasi sebagai IARC 2B Possible Human Carcinogens. (potensi potensi penyebab kanker IARC 2B), harus benar-benar diinvestigasi dampaknya  terhadap mutasi de novo. Laporan ini juga menyatakan kemungkinan potensi dampak EMF/RFR terhadap meningkatnya insiden autisme (ASD) di antara anak-anak kembar dan adik kakak.

Memperhatikan berbagai hasil penelitian di atas penting sekali bagi kita untuk melindungi diri kita dan keluarga kita, terutama anak-anak dari bahaya EMF. Karena EMF mengganggu keseimbangan bioelektrisitas tubuh anak, maka kita harus mencari strategi untuk membenahi keseimbangan ini. 

🌹 Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah:

1. Meminimalisir penggunaan listrik di rumah selama 24 jam.

Matikan semua perangkat listrik yang bisa dimatikan, dan gunakan benar-benar saat perlu. Alhamdulillah saya tidak pakai AC dan water dispenser listrik di rumah. Hanya kulkas yang tersambung dengan listrik sepajang hari. Handphone yang menjadi tantangan terbesar saya. Saya melekat padanya seperti ada lem di tangan. Maka saya melakukan hal-hal di bawah ini:

2. Gunakan alpha spin di rumah.

Alpha Spin adalah teknologi nano dari Jerman yang dulu saya kenal dengan biodisc. Alpha spin memancarkan frekuensi yang dapat memperbaiki keseimbangan bioelektrisitas tubuh yang diganggu oleh EMF/RFR.

Saya menggunakan alpha spin sebagai kalung dan meletakannya di pojok-pojok kamar tidur selama kami tidur, di kamar saya dan anak.

   

 

3. Essential oils

Saya juga menggunakan essential oils untuk mengatasi radiasi EMF. Essential oils adalah intisari atau minyak atsiri dari tumbuh-tumbuhan. Essential oils memancarkan frekuensi yang dapat membantu meningkatkan frekuensi sel tubuh yang turun akibat sakit atau paparan radiasi. Dengan frekuensi yang meningkat sel akan perlahan-lahan menyembuhkan dirinya. Nah ternyata Young Living Essential Oils juga bisa digunakan untuk mengatasi autisme.

Video di bawah ini menggambarkan seorang ibu dan rutinitas malamnya dengan anaknya yang autis. Essential oils yang digunakan adalah:

🌹 rutavala, yang membantu menenangkan dan memudahkan anak untuk tidur.

🌹 peace and calming, yang juga mempengaruhi syaraf anak untuk tenang.

🌹 lavender, juga berdampak mempengaruhi syaraf untuk tenang dan stabil, mempengaruhi mood dan perilaku

🌹 Lainnya: peppermint, joy, stress away

https://m.youtube.com/watch?v=7CwaTWICT08

Satu lagi yang juga bagus disimak:

https://m.youtube.com/watch?v=Kn95UoBx9Mw

Di bawah ini adalah koleksi lengkap Young Living Essential Oils untuk mengatasi autisme dari http://www.myautismhatrack.com.

 

Sejak saya kenal essential oils saya sangat menikmati hidup dengan berbagai wewangian. Parfum langsung kalah jauh karena yang satu ini terasa asli, nikmat, mujarab dan berkhasiat.

4. Latihan Qi

Latihan Qi For Health sangat bermanfaat menyeimbangkan bioelektrisitas tubuh. Saya pribadi menggunakannya untuk mencegah kanker, namun mengetahui dampaknya terhadap bioelektrisitas tubuh tentu ia akan baik untuk mengatasi dampak EMF/RFR.

Artikel yang pernah saya tulis mengenai Qi dapat dibaca di sini:

Aktifkan dokter dalam tubuh anda

5. Tapping/EFT (Emotional Freedom Technique)

EFT adalah metode ketukan pada titik-titik meridian tubuh yang mampu membebaskan tubuh dari berbagai energi yang merusak tubuh. EFT juga mampu memperbaiki gangguan bioelektrisitas tubuh.

Beberapa artikel yang dapat dibaca untuk mengetahui lebih jauh mengenai EFT dan autisme adalah:

Using EFT for an autistic child

EFT for Autism

Saya sendiri belajar EFT dari MBP training. Gary Craig, penemu EFT juga menyediakan tutorial gratis untuk yang serius ingin mempelajarinya di www.emofree.com.

🌹🌻🌹🌻

Teman-teman, seperti yang biasa saya sampaikan pada teman-teman pejuang kanker, kini saya ingin tekankan:

Autism is #NotBeyondUs 

#WeWillUnite

Silakan pelajari berbagai metode di atas dan pilih yang mana yang paling nyaman digunakan dan tentu sesuai kondisi. Konsistensi, disiplin dan keyakinan serta doa kepadaNya adalah kunci keberhasilan. Mintalah terus pada Sang Pemberi, Insya Allah apapun yang kita minta akan diberikanNya sesuai dengan kebutuhan kita. Aamiin.

One thought on “Autisme dan EMF, yuk kita cegah dan atasi

  1. Pingback: Kisah Nita menghadapi kanker payudara gelombang dua | Indira Abidin's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s