Skip to content
Advertisements

Hanya hati yang sehat yang dapat mengabdi padaNya. Sehat atau sakitkah hati kita?

IMG_0226

๐Ÿ’ŒHati Sehat vs Hati Sakit

Allah Tuhan semesta alam hanya disembah oleh hati yang sehat..

Tak heran jika Allah selalu menjaga kesehatan hati para rasulNya.
Coba lihat QS, An-Nazm:2

Jika demikian, hati yang sakit tak akan beribadah kepada sang Khalik..

Simak hadist berikut,

“Celakalah hamba-hamba dinar, dirham, pakaian, dan kain sutra. Celakalah dan jatuhlah ia. Apabila tertusuk duri, tidak bisa keluar.” HR Bukhari

Semua yg beliau sebutkan adalah orang-orang yang sakit hatinya..
Hamba duit.
Hamba wanita.
Hamba bisnis.

Artinya, orang yang hatinya sakit, meski ia mengklaim dirinya menyembah Allah, tapi hatinya justru lebih tunduk dan mengagungkan dunia.

Selain itu, orang yang mengidap penyakit hati, maka hatinya akan kehilangan fungsi untuk mencintai mengagungkan Allah.

Selanjutnya ia akan menjadi manusia yang selalu meremehkan amal akhirat.
Bila sudah seperti itu kondisinya, maka Allah akan menghukumnya dengan selalu dihantui oleh kecemasan dan selalu dihinggapi oleh keputus asaan.

Saudaraku!

Kebahagian dunia dan akhirat bergantung pada kesehatan dan kebaikan hati, sedang kan kesengsaraan dunia dan akhirat diakibatkan oleh kerusakannya.

Semoga Allah Yang Maha Penyayang menganugerahkan kita hati yang sehat dan fitrah yang lurus dan selalu menunjukkan kita semua kepada jalan yang lurus dan benar!

โœ Ditulis oleh Ustadz Jazuli, Lc ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
Dikirim oleh M Gunawan Yasni

๐ŸŒน๐ŸŒป๐ŸŒน๐ŸŒป

Terima kasih Iwan.

Yuk kita cek yuk. Apakah kita:
๐ŸŒป suka galau
๐ŸŒป suka khawatir
๐ŸŒป suka cemas
๐ŸŒป suka putus asa
๐ŸŒป apatis, pesimis
๐ŸŒป stress
๐ŸŒป depresi
๐ŸŒป tidak terima kondisi yang ada

Kalau ada, marilah kita evaluasi, apakah kita menyembahNya atau menyembah dunia yang kita khawatirkan dan cemaskan?

Hati-hati karena hukumanNya bisa turun selama hidup di dunia. Berbagai penyakit, termasuk kanker, sangat erat kaitannya dengan hati yang cemas, galau, stress atau apapun yang negatif.

Hati-hati, marilah kita jaga hati, jaga pikiran. Serahkan semua hanya padaNya, percaya dan yakin hanya padaNya, karena itulah tanda-tanda kita menyembahNya lahir batin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: