Skip to content
Advertisements

Ajaklah anggota tubuh berkomunikasi, manjakan mereka, jaga kesehatannya

IMG_0238

Tumor, kista, kanker sesungguhnya adalah bentuk proteksi tubuh terhadap sesuatu yang membahayakan tubuh seperti polusi, atau lingkungan tubuh yang asam. Atau bisa juga manifestasi masalah hambatan energi akibat adanya masalah di aspek “mind” and “soul” yang berdampak ke “body.”

Kalau aspek “mind” dan “soul” ini tidak diperbaiki, tindakan medis atau tindakan apapun yang berhubungan hanya dengan tubuh, tidak akan berkelanjutan. Tindakan itu ibarat potong rumput, hanya potong atasnya. Kalau akarnya tidak dipotong, akan tumbuh lagi. Nah dalam menghadapi tumor atau penyakit apapun, kita harus cari akar yang mendasar.

Jadi lakukanlah perbaikan yang mendasar seperti perbaikan pola makan, pola pikir dan gaya hidup. Coba analisa apakah ada energi negatif yang dipelihara bertahun-tahun? Atau kebiasaan yang bisa menimbulkan perasaan tidak suka? Stress? Apa saja yang berpotensi membebani tubuh sampai ke tingkat energi sel?

Analisa cara bernafas, pendek-pendek atau panjang-panjang? Cara bernafas adalah jendela untuk mengetahui kondisi jiwa, pikiran dan tingkat stress.

Nah kalau sampai tumor atau kanker yang sudah dioperasi muncul kembali, relapse, artinya ada sesuatu yang salah yang telah dilakukan menahun dan tidak diperbaiki Setelah kejadian operasi pertama. Evaluasi menjadi sangat penting sekali.

Bagi yang sudah biasa berlatih pernafasan Qi (baca: Qi for Health, dan Aktifkan dokter dalam tubuh) dan nafas damai (baca: MBP, Nafas Damai) secara mendalam akan lebih mudah bicara pada anggota tubuh. Anggota tubuh kita adalah bagian dari kita tapi ia juga terpisah dari kita. Ia bahkan akan bersaksi atas kebaikan atau keburukan kita di dunia tanpa bisa kita atur jawabannya. Kita tak bisa bohong nanti kalau ia sudah bersaksi. Jadi harus kita jaga baik-baik dari sekarang.

Kita bisa mencoba berkomunikasi dengan anggota tubuh kita. Mulailah dengan melakukan Qi atau nafas damai sekitar 30 menit. Perhatikan benar naik turun dada kita, detak jantung kita, dan hilangkan semua kerutan dari muka sampai mata kaki. Perhatikan benar semua yang ada dalam tubuh, proses yang terjadi selama kita memusatkan pikiran pada pusat energi dan jaga relaksasi total. Setelah kita benar-benar dapat terhubung dengan tubuh, mulailah coba untuk bertanya pada anggota tubuh.

Tutup mata, sentuh bagian yang sakit, dan tanyakan hal-hal di bawah ini. Tangkap intuisi yang muncul saat proses ini berlangsung, karena bisa jadi itulah pesan dari anggota tubuh kita.

– aku kesakitan dengan protes kamu. Kenapa kamu protes melalui rasa sakit ini (atau tumor ini)?
– apa yang selama ini membebani kamu?
– bagaimana makananku, sudahkah ia membantumu tumbuh sehat?
– bagaimana istirahatku?
– bagaimana cara kerja ku?
– bagaimana stress ku membebanimu?
– apa pesanmu kepadaku melalui rasa sakit ini (atau tumor ini)?
– perubahan apa yang kau inginkan sekarang?
– apalagi yang harus aku lakukan agar tumor/rasa sakit ini bisa pergi?
– kenapa itu penting bagimu?
– kalau perubahan itu penting, menurutmu bagaimana agar aku bisa melakukan perubahan yang kau inginkan itu?
– kalau aku lakukan perubahan ini, menurutmu aku akan jadi orang yang seperti apa?
– nilai-nilai apa yang harus aku bangun agar perubahan ini dapat terjadi?
– kemampuan apa yang juga perlu kubangun agar perubahan ini terjadi?
– kapan aku harus mulai melakukannya?
– apa yang kau rasakan setelah percakapan ini?

– terima kasih banyak atas bantuanmu selama ini. Kau sudah bekerja keras untukku. Maafkan kesalahanku yang telah membebanimu. Marilah kita bekerja sama membantu tumor/rasa sakit ini keluar.

Pertanyaan-pertanyaan terbuka ini membantu mengaktifkan berbagai simpul syaraf dan mengakses pikiran bawah sadar kita.

Proses ini bisa dibantu oleh orang lain yang membacakan pertanyaan-pertanyaan ini dan mencatat jawaban-jawaban kita.

Untuk bisa melakukan ini kita harus disiplin membangun “koneksi” ke dalam. Qi dan tapping sangat membantu agar kita bisa mulai efektif “bekerja bersama” anggota tubuh kita agar sembuh secara alami.

Saat wudlu dan mandi jangan lupa, sentuh mereka, ucapkan terima kasih atas kerja keras mereka membantu kita dan maaf atas apapun kesalahan kita besar atau kecil, termasuk dosa-dosa kita, yang membebani mereka. Ucapkan syukur pada Allah yang telah begitu baik memberikan kita tubuh yang sempurna. Mohon ampun pula pada Allah swt atas berbagai perbuatan dosa yang kita lakukan menggunakan anggota tubuh itu. Ingat, setiap perbuatan dan perkataan direkam oleh seluruh anggota tubuh.

Insya Allah hal ini akan selalu mengingatkan kita untuk “menyayangi” semua anggota tubuh kita dengan menjaga pola makan, pola hidup, pola pikir. Insya Allah hal ini juga akan menjaga kita dari berbagai perbuatan yang dilarangNya, karena tahu hal itu akan terekam dalam anggota tubuh kita dan diputar kembali di Hari Pembalasan.

Proses ini memang sangat spiritual, bekerja bersama pikiran dan jiwa kita untuk sembuh. Insya Allah self healing itu mudah kalau kita bisa kuasai proses ini.

Aamiin YRA.

Advertisements

1 Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: