Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau, Rabb memerintahkannya menujumu

image

Sumber gambar: laman facebook Vinna Amir

“Hakekat Rizqi dan Ikhtiar”

Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu.
Tapi rizqimu tahu di mana engkau.
Dari langit, laut, gunung dan lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban “Dari Mana” dan “Untuk Apa” atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia;
dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka;
tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita.
Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja tuk bersyukur, menegakkan taat dan berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita;
Allah taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwah; tapi Zam-zam justru terbit di kaki bayinya?
Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.

Ia kejutan tuk disyukuri hamba bertaqwa;
datang dari arah tak terduga.
Tugasnya cuma menempuh jalan halal; Allahlah yang melimpahkan bekal.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta dan Allah memberi karunia;
jaga sikap saat menjemputnya dan jawab soalanNya, “Buat apa?”

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia;
Lupa bahwa semua hanya “hak pakai” yang halalnya akan dihisab dan haramnya akan di’adzab.

Banyak yang mencampakkan keikhlasan ‘amal demi tambahan harta, plus dibumbui kata tuk bantu sesama; lupa bahwa ‘ibadah apapun semata atas pertolonganNya.

Dengan itu kita mohon agar setiap tetes keringat dan jengkal langkah kita tercatat ikhlas kepadaNya sebagai tanda bakti dan ibadah hanya untuk Allah semata… Wassalam

Kiriman:
Fahrizal Zein

🌺🌴🌺🌴🌺🌴

Terima kasih banyak, Pak Fahrizal Zein.

Semoga kita selalu diberiNya:
🌺 kekuatan dan kecerdasan untuk menjemput karuniaNya.
🌺 kelapangan rizki yang halal, melimpah, berkah.
🌺 kesempatan untuk menjadi tangan yang di atas, jalan bagi Allah menyalurkan rizkiNya bagi banyak umat manusia lain.

Aamii  yra.

One thought on “Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau, Rabb memerintahkannya menujumu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s