Kanker adalah pemberianNya yang harus disyukuri. Banyak hikmah di baliknya.

image

Teman-teman,

Setiap kali aku didatangi seseorang yang meminta masukan untuk masalah kanker nya, aku selalu berpesan di awal, syukuri ya kankernya.

Banyak yang bingung setengah mati bagaimana caranya bisa kuat menghadapi hal ini, boro-boro bersyukur.

Ini pesanku pada seorang teman yang sedang berjuang menguatkan hati. Aku share di sini agar dapat bermanfaat bagi yang lain ya.

🌷🌻🌷🌻🌷🌻

Kok bisa bersyukur diberi kanker?

Setelah USG dan mammogram di National Cancer Center, Singapura, dan dokter tampak prihatin mengatakan bahwa massa di payudaraku “tampak berbahaya,”  malamnya aku shalat dan bertanya ke Allah, apa maksud Allah memberikanku kanker. Aku yakin ada alasan kuat dan baik dari Allah..setelah merenung dalam sujud setelah shalat aku mulai bahagia luar biasa dan bersyukur karena:

– aku yakin kalau kita beribadah, kita ibarat berjalan menuju Allah. Dan Allah selalu menyambut kita dengan berlari.

Aku yakin kanker adalah cara Allah merengkuh aku ke pelukanNya. Kenapa demikian?

– setiap orang yang sakit menjadi lebih banyak ibadah, lebih dekat dengan Allah karena ingin sembuh. Aku syukuri ini. Kurasakan cintaNya padaku.

– orang yang sakit dihapus dosanya. Sakit kanker insya Allah bisa mensucikan aku. Aku syukuri ini. Allah ingin aku suci. Subhanallah…

– Allah hanya akan berikan cobaan yang sanggup dipikul hambaNya. Wah, artinya Allah anggap aku sanggup memikul kanker? Ini kan penyakit besar, Allah percaya padaku? Syukur alhamdulillah. Aku merasa tersanjung benar.

– aku sekarang punya pengalaman menyembuhkan kanker. Ini bisa sangat menginspirasi masyarakat sedunia, apalagi kalau aku bisa temukan jalan yang mudah, murah, efektif… Aku syukuri lagi kankerku ini.

– seandainya pun.. seandainya… Allah ambil nyawaku, ya sudahlah.. aku sudah happy hidup puluhan tahun di dunia. Syukur alhamdulillah. Masak aku tak syukuri hidup yang sudah sedemikian indahnya Allah aturkan untukku? NikmatNya yang mana yang hendak kuingkari?

– kalaupun.. kalau.. aku tak berhasil.. Aku dan keluarga punya kesempatan untuk “bersiap-siap” menjemput panggilanNya. Kusyukuri ini karena banyak orang yang meninggal dadakan, tak ada persiapan, keluarga pun syok. Syukur alhamdulillah..

Dan setelah aku jalani dengan penuh syukur, aku bersyukur lagi, makin banyak, karena:

– perhatian orang padaku melimpah ruah. Semua ingin membantu dan mendoakan. Syukur alhamdulillah. Sampai bingung balas kebaikannya bagaimana. Akhirnya kubilang pada Allah, kubalas kebaikan semua orang ini dengan berbuat baik lagi ke orang lain yang membutuhkan.
Semoga Allah ridlo.

– aku benar-benar makin dekat denganNya. Subhanallah.. kalau bukan karena kanker belum tentu. Itulah manusia.. harus ditegur dulu pakai musibah baru mendekat dengan Allah.

– aku dibukakan jalan untuk bisa menulis pengalaman dan menginspirasi banyak orang di berbagai negara. Subhanallah.. syukur alhamdulillah. Kalau ga kena kanker mana ada bahan?

– aku diberi kesempatan haji karena kanker. Kisahnya ada di sini.

Semua aku syukuri. Dan semua hanya ada karena kanker. Jadi sekarang jelas… kenapa Allah berikan aku kanker, karena Allah ingin membahagiakanku. Subhanallah…

Aku merasa Allah benar-benar menepati janjiNya bahwa Ia dekat, Ia akan kabulkan permintaan hambaNya.  Dan Allah melimpahi hambaNya yang bersyukur dengan berbagai karunia.

Jangan sampai pernah kita lalai mensyukuri apapun pemberianNya. Karena Allah hanya ingin memberikan yang terbaik pada hambaNya. Dan kalau kita mengingkari nikmatNya dan tak mensyukurinya, hukumanNya pun teramat berat. Hati-hatilah.

Untuk yang ingin mengetahui apa yang aku jalankan untuk mengatasi kanker ini, ada di sini:

Ini lengkapnya metode-metode yang kupakai:

Terapi jaket listrik

Terapi alkali

Qi for health

NES

MBP Training for women

Essential Oils

Tulisan-tulisan lain yang terkait dengan kanker

Mungkin kelihatan banyak sekali, tapi sesungguhnya bisa dipilih. Ada yang sembuh kanker hanya dengan menggunakan salah satu metode di atas. Aku kebetulan menggabungkan semuanya.

Aku merasa kesembuhan itu sifatnya holistik, kesatuan antara body – soul – mind. Salah satu saja terganggu, yang lainnya kena dampaknya. Penyakit di badan bisa saja asalnya bukan badan, tapi soul and mind. Jadi kita harus dekati secara menyeluruh.

Operasi, kemo dan radiasi itu ibarat babat rumput, hanya memotong atasnya saja, tapi tidak melihat akarnya. Selama akar masih ada rumput akan tumbuh terus. Nah jadi cari akar harus holistik: cari dari sisi body, apakah makanan kita bagus, sehat, ada toksin yang membebani tubuh atau tidak? Mind: stress, suka mikir negatifkah? Soul: kondisi perasaan bagaimana? Selalu bahagia dan bersyukurkah? Atau banyak perasaan negatif?

Pendekatan medis hanya memandang dari satu sisi: body. Itu pun seringkali tidak holistik. Padahal sakit di payudara bisa saja asalnya usus, konstipasi yang menyebabkan suasana tubuh asam (pH rendah) dan mengganggu keseimbangan hormon.

Itu sebabnya semua pendekatan di atas penting. Untukku terapi jaket listrik hanya babat rumput. Diet alkali dan Qi itu untuk body. MBP dan NES itu untuk mind dan soul.

Semoga Allah berikan kita semua:
🌷 Hati yang selalu bersyukur
🌷 Jiwa yang tenang dan sabar
🌷 Badan yang sehat
🌷 Kemampuan untuk selalu terhubung dengan body, soul, mind, sehingga kita selalu tahu apa yang mereka butuhkan

Aamiin yra.

6 thoughts on “Kanker adalah pemberianNya yang harus disyukuri. Banyak hikmah di baliknya.

  1. Haloo ibu. Saya Lia. Hampir setahun ini mengidap kanker. Saya baru baca tulisan- tulisan ibu yang sungguh menenangkan hati. Kalau boleh tahu kontak atau email untuk menghubungi ibu untuk sharing. Trims🙂

    Like

    • Boleh wa/telegram saya di 08158152639. Untuk sharing, join group saja. Untuk bergabung dalam Lavender Ribbon Cancer Support Group silakan hubungi Mbak Nahdya +62 812 94995500 atau Pak Stefanus +62 819 34191545 untuk isi biodata dulu ya. Terima kasih.

      Like

  2. Pingback: Menggali Informasi mengenai Sifat Sel Kanker – Beautiful Perseverance

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s