Banyak yang bilang anak tak terhitung nilainya. Benarkah?

image

🌴Berapa harga anakmu? Bingung pasti…

Karena nilai anak tak bisa diukur dengan materi, tak ternilai..!

Tapi benarkah anak itu tak ternilai?

Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai sangat rendah di mata orangtua..

💢Kadang dia lebih rendah dari sebuah guci kristal.
Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa marah kemudian memecahkan perasaan anak, merendahkan nilai anak….
guci lebih berharga saat itu..!

💢Kadang dia lebih rendah nilainya dari sebuah mangkok atau piring..
Yang jika pecah, suara kemudian meninggi memecahkan hati sang anak..

💢Atau lebih rendah dari semangkok sayur yang tertumpah, karena tangan kecilnya berusaha membantu ibu di dapur.

Mata yang melotot terasa lebih pantas walaupun harus menumpahkan air mata sang anak…! 

💢Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru yang jika tergores, maka goresannya dianggap lebih berbahaya ketimbang goresan luka di hati sang anak…

💢Kadang anak juga lebih rendah nilainya dibanding facebook atau pertandingan bola….

Sehingga lebih banyak waktu dan keseriusan yang dihabiskan untuk facebook dan nonton bola ketimbang mendengarkan cerita anaknya di sekolah..

💢Kadang anak lebih rendah nilainya dari handphone..

“Gak boleh nanti rusak…!”
kekhawatiran HP rusak lebih besar dibanding kekhawatiran rusaknya perasaan sang anak.

〰〰〰〰〰〰〰〰

☝Berapa nilai anak bagi kita? 

🌴Adalah sejauh keikhlasan kita menahan diri hingga tidak merusak hatinya….

🌴Adalah sejauh kemampuan kita menempatkan harga dirinya jauh diatas benda-benda mati yang kita miliki…
Benda itu tidak akan menolong kita di yaumil akhir..!

☝Sementara anak, adalah investasi kita dihadapan Allah.

☝Dia yang akan memperpanjang usia historis kita dengan doa dan amal sholih yang kita ajarkan dan dia melakukannya..

🌿Ya Allah…jika ada keburukan akhlak kami ketika membesarkannya…
hilangkanlah dari ingatan anak-anak kami…
hilangkan jejak-jejak keburukan dari tangan, mata/ mulut kami.
Maafkan kami, anakku, amin.

Fahrizal Zein

Terima kasih banya, Pak Fahrizal.
Semoga kita semua mampu membangun batin anak yang sehat, merasa aman, nyaman, terlindungi, dan bahagia, mengantarnya sampai dewasa sebagai calon ahli surgaNya.

Aaamiin yra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s