Catatan Haji 9: Yang bangkrut dan yang profit di Hari Akhir

image

Sumber: laman facebook Ummi

Untuk mempersiapkan Wukuf Arafah, kami terus diingatkan mengenai Hari Akhir. Salah satu hal yang diingatkan Pak KH. Agus Salim, pembimbing kami di Balda, adalah mengenai orang yang bangkrut di Hari Akhir. Siapakah orang yang bangkrut itu?

Ada setidaknya dua kelompok orang yang bangkrut di Hari Akhir:

1. Mereka yang dzalim atau suka gosip
Perbuatan kita yang mengganggu orang lain, menyakiti hati orang lain, mendzalimi orang lain, atau bergunjing mengenai orang lain, harus kita bayar dengan memberikan pahala kita bagi para “korban” kita di dunia. Pada saat amal ibadah kita tak lagi cukup dibagikan kepada para “korban” tersebut, kita pun harus menanggung dosa mereka dan dihukum akibat kesalahan yang mereka perbuat.

2. Mereka yang menganjurkan perbuatan dosa atau menyesatkan.
Kalau kita berbuat buruk dan membuat orang lain berbuat buruk pula, keburukan yang dilakukan orang lain itu pun harus kita tanggung dosanya.
Nah lho.. berbuat satu kali, menanggung dosa berkali-kali.

Nauzubillahi min dzalik.

Betapa berat penderitaan mereka yang bangkrut ini.

Untuk mencegah kebangkrutan ini, banyak-banyaklah bertaubat dengan taubatan nasuha, termasuk untuk dosa-dosa di atas. Mohon ampunan atas kesalahan kita terhadap orang lain, insya Allah kita diampuni Allah dan tak harus menanggung dosa mereka yang kita sakiti. Orang yang kita sakiti akan ditinggikan derajatnya sebagai ganti dari dampak perbuatan kita.

Di sisi lain, kalau kita didzalimi, dibicarakan keburukan kita di belakang punggung kita, dihina atau dimarahi, jangan sedih. Tetaplah bersyukur, karena kita kita akan mendapat “bantuan pahala” dari mereka yang membuat kita sakit hati atau berbicara buruk mengenai kita tanpa kita tahu. Bahkan mungkin dosa kita pun akan mereka tanggung.
Jadi berbahagialah kalau kita disakiti, didzalimi atau digosipkan. Ingat Hari Akhir, karena nikmat di Hari Akhir jauh lebih nikmat daripada nikmat dunia.

Sebaliknya, siapa orang yang profit di Hari Akhir?

Ada beberapa kelompok yang “profit” di Hari Akhir:

1. Mereka yang berbagi ilmu yang bermanfaat. Kalau kita ajarkan ilmu apapun yang bermanfaat bagi orang lain, setiap kali ilmu tersebut dimanfaatkan, kita akan mendapat pahala.
Jadi banyaklah menulis buku, berbagi ilmu, atau mengingatkan orang lain melakukan kebaikan. Satu kali kita bekerja, berlipat kali kita mendapat manfaatnya.

2. Mereka yang beramal jariah.
Apapun pemberian kita yang dimanfaatkan oleh orang lain akan mendatangkan kebaikan bagi kita di Hari Akhir setiap kali pemberian tersebut dimanfaatkan.
Jadi satu kali kita menyumbang sesuatu, kebaikannya datang berkali-kali lipat, setiap kali hal itu dimanfaatkan.

3. Mereka yang memiliki anak sholeh.
Setiap kali anak kita mendoakan kita, melakukan kebaikan yang kita ajarkan ke mereka, kita akan mendapatkan kebaikannya. Satu kali kita bekerja kebaikannya datang berkali lipat.

Nah, kita bisa pilih, kita mau jadi orang yang bangkrut atau profit di Hari Akhir?
Yuk, kita tetapkan pilihan dan jalankan pilihan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s