Catatan Haji 5: Menghisab Diri Sebelum Dihisab Allah

IMG-20140930-WA0000

Rasulullah selalu mengingatkan bahwa manusia yang cerdas adalah manusia yang mempunyai visi jangka panjang. Dan visi jangka panjang yang sesungguhnya tidak ada di dunia karena dunia ini pendek sekali. Visi yang dimaksud Rasulullah memiliki versi akhirat, hidup abadi yang akan kita masuki, kebahagiaan yang sesungguhnya.

Visi ini akan menjaga kita untuk menjadi manusia yang beruntung karena orientasi jangka panjang, ingin meraih surgaNya:

“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang ber-Iman dan mengerjakan amal shaleh”. [Al-‘Ashr 2-3].

Wukuf Arafah adalah masa di mana Allah ingin kita menjadi manusia cerdas yang selalu ingat hari pembalasan. Wukuf Arafah adalah miniatur Padang Masyhar di mana semua manusia berkumpul mengenakan pakaian tak berjahit. Semua putih, semua sama, semua menunggu pengadilan besarNya.

Inilah hal yang perlu selalu kita ingat dengan mengalami sendiri Wukuf Arafah, bahwa suatu hari kita akan diminta pertanggungjawaban atas semua pikiran, perkataan dan perbuatan di dunia.

Dengan selalu ingat hal tersebut, sewajarnyalah kita menjalankan perintah Rasulullah untuk selalu “menghisab sebelum dihisab” atau mengevaluasi diri sebelum dievaluasi Allah.

Orang yang menghisab diri akan selalu:
🌷 bertobat dan memohon ampunan Allah untuk segala kesalahan, sekecil apapun.
🌷 menjaga perasaan dan keikhlasan. Bila kita merasa baik, kita akan berfikir baik, berkata baik dan berlaku baik, ada di jalanNya, sesuai kehendakNya.
🌷 menjauhi semua laranganNya karena tahu konsekuensi yang sangat berat di akhirat.
🌷 mendalami Al Quran sebagai manual hidup manusia
“Sesungguhnya orang yang tidak ber-Iman kepada Al-Quran, Allah tidak akan memberi Petunjuk kepada mereka”. [An-Nahl 104].
🌷 memanfaatkan waktu di dunia sebagai investasi akhirat untuk mendapat untung sebesar-besarnya di surga.
“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”. [Al-‘Ashr 1-2]

Manusia cerdas seperti inilah yang dibutuhkan untuk dapat membangun dunia dengan kejujuran, keteguhan, integritas tinggi serta visi besar, berlandaskan tujuan Ilahiah, menjadi rahmat bagi alam. Kecerdasan ini akan mencegah karakter korup yang berorientasi dunia semata, hanya untuk kepentingan jangka pendek.

Dengan menghisab sebelum dihisab kita akan menghindari penyesalan yang Allah peringatkan berkali-kali dalam Al Quran:

Pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahanam, dan pada hari itu ingatlah manusia, [akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya], dia mengatakan: ‘Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal shaleh untuk hidupku ini”. [Al-Fajr 23-24].

“Ya Tuhanku kembalikan aku ke dunia, agar aku berbuat amal shaleh terhadap yang telah aku tinggalkan”. [Al-Mu’minuun 100].

“Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal shaleh”. [As-Sajdah 12].

“Kalau sekiranya aku dapat kembali ke dunia niscaya aku akan termasuk orang-orang berbuat baik. “Bukan demikian, sebenarnya telah datang keterangan-keterangan Ku kepadamu, lalu kamu mendustakannya”. [Az-Zumar 58-59].

Semoga pengalaman “Padang Masyhar Dunia” di Arafah ini akan benar-benar membangun kesadaran kita untuk selalu mengingat hari akhir, menjadi manusia cerdas yang sesungguhnya.
Semoga pengalaman ini juga akan mampu membangun kecerdasan, wawasan dan kebijaksanaan yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin-pemimpin kepanjangan tanganNya menciptakan kebaikan dan membangun kedamaian hakiki di muka bumi ini.
Aamiin yra.

Ps.

Terima kasih untuk Bang BRH yang selalu mengingatkan setiap subuh dengan tausiyah BBM nya yang menjadi referensi ayat-ayat dalam catatan ini.
🍓🌲🍓🌲

One thought on “Catatan Haji 5: Menghisab Diri Sebelum Dihisab Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s