Hati-hati dengan setan, musuh yang sesungguh-sungguhnya. Setan sungguh pandai dan lihai menggoda, iming-imingnya sungguh nikmat

image

Assalamualaikum ww

Sahabat blogku sekalian,

Salah satu ayat Quran yang membuatku tertawa geli adalah ayat di bawah ini, Surat Ibrahim ayat 22:

Dan setan berkata ketika hisab telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tapi aku menyalahinya.
Tidak ada kekuasaanku terhadapmu, melainkan aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri.
Aku tak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku.
Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.”
Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksa yang pedih.

Ayat ini membuat saya geli karena memang banyak orang yang suka menyalah-nyalahkan setan. Semua kesalahan adalah akibat godaan setan.

Dalam ayat ini jelas bahwa setan memang senang memberi janji-janji gombal. Ajakannya memang mengasyikan, tapi ternyata di belakang mereka tak memenuhi janjinya memberikan kebahagiaan, keindahan atau kesejahteraan yang hakiki. Bahkan jalan setan akan membawa kesengsaraan di belakang, di akhirat saja atau di dunia dan akhirat.

Namun sesungguhnya setan tidak memiliki kuasa atas kita. Kitalah yang memiliki kekuasaan atas perasaan, pikiran, perkataan dan perbuatan kita sendiri. Kita yang membuat pilihan. Jadi kita tak bisa menyalahkan mereka. We only have ourselves to be blamed. Kita hanya bisa menyalahkan diri sendiri.

Jadi mulai sekarang marilah kita benar-benar sadari, kita evaluasi perasaan kita, pikiran kita, perkataan kita dan perbuatan kita, apakah semua sudah ada dalam jalan Allah, atau ada di jalan setan? Banyak-banyaklah menggali ke dalam diri sampai ke rasa yang paling dalam. Jujurlah dengan nurani yang paling dalam.

Makin dalam kita masuk ke dalam jalan setan, akan makin tertutup hati kita, dan akan makin sulit bagi kita untuk mendengar pesan-pesan Allah melalui nurani dan perasaan kita.

Perasaan kita adalah sinyal Allah. Makin dekat kita dengan Allah, makin lembut hati kita dan makin mudah bagi kita menangkap pesanNya dan melihat petunjukNya. Allah lah pencipta kita. Jalan yang digariskanNya lah yang diciptakanNya untuk kebahagiaan kita. Dan jalan di luar itu akan membawa bencana dan kebinasaan bagi kita.

Allah sudah berulang-ulang mengingatkan kita:

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
Sapi Betina (Al-Baqarah):168

Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
Wanita (An-Nisā’):120

Nah, inginkah kita benar-benar mendapatkan kebahagiaan yang hakiki? Inginkah kita mendapatkan petunjuk langsung dari Sang Pencipta mengenai jalan yang baik untuk kita dan keluarga kita? Inginkah kita benar-benar bebas galau, resah, sedih berkepanjangan, atau depresi? Hanya Allah yang bisa memberikan semua hal yang indah itu, yang kita inginkan dan butuhkan untuk bahagia yang sesungguhnya. Jangan khawatir kalau di masa lalu kita banyak dosa. Yang penting setiap hari kita berupaya terus mendekat, taubat dengan taubat yang sebenar-benarnya.

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
Keluarga ‘Imran (‘Āli `Imrān):135-136

Semoga Allah menerima semua taubat kita, dan meridloi surga bagi kita, memberikan ketenangan dan kebahagiaan dunia akhirat bagi kita semua. Aamiin yra.

..orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Guruh (Ar-Ra`d):28

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s