Skip to content

Hidup kita adalah wujud cintaNya

You may be searching and longing for love, but you are love itself. It’s the way Allah, The Most Loving, created you.

View on Path

Allah, yang Maha Pengasih dan Penyayang, menciptakan manusia dengan penuh kecintaan. Surat Ar Rahman secara rinci menjelaskan betapa besar nikmatNya sebagai wujud dari sifatNya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiga puluh satu kali Allah mengatakan:

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Pengulangan sebanyak tiga puluh satu kali merupakan bentuk penekanan, betapa besar cintaNya dan apa lagi yang tak mau kita akui.

Allah mengajarkan kita mengenai bentuk cintaNya agar kita sadar sepenuhnya bahwa kehidupan kita, sejak ibu kita mengandung janin kita sampai kita dikuburkan, semua adalah wujud cintaNya kepada kita semua.

“Dia telah memberikan kepadamu keperluanmu dari segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat dzalim dan sangat mengingkari nikmat”. [Ibrahim 34].

Kita perlu sadari benar semua bentuk kasihNya pada kita tentu bukan untuk kepentinganNya tapi untuk kepentingan kita, agar kita:

💜 mampu bersyukur

Hanya manusia yang beriman dan menghayati kecintaanNya ini dengan segenap jiwa raga yang mampu mensyukurinya. Allah mewajibkan kita menjadi manusia yang bersyukur seperti yang disampaikan dalam firmanNya:

“Jika kalian bersyukur maka akan Aku tambahkan nikmatKu kepadamu” [Ibrahim 7].

“Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang ber-syukur” [Ali-Imran 144].

💜 mampu menyebarkan kembali cintaNya dalam bentuk amal shaleh

Hanya manusia yang dipenuhi cinta yang akan mampu memberi cinta.
Hanya manusia yang mampu mensyukuri segala nikmatNya yang mampu berbagi nikmat bagi makhluk lainnya. Mereka merasa cinta Allah tak berbatas, maka mereka pun berbagi kepada semua makhluk tanpa batas. Semua menjadi mungkin. Jiwanya dipenuhi dengan syukur akan keberlimpahanNya. Allah pun menjanjikan mereka yang beramal sholeh akan mendapat balasan berlipat ganda.

“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang ber-Iman dan ber-Amal Shaleh bahwa untuk mereka mendapat Ampunan dan Pahala yang besar”. [Al-Maaidah 9].

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada Kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan sebahagian Harta yang kamu cintai” [Ali-Imran 92].

💚 mampu menjadi pemimpin, wakilNya di muka bumi.

Sesungguhnya kita semua diciptakan hanya untuk satu tujuan: untuk beribadah. Mereka yang sadar bahwa hidupnya adalah wujud cinta Allah akan mampu menjadikan setiap kata, fikir dan hatinya sebagai ibadah dalam jalanNya. Ia tak mudah tergoda pada gemerlap dunia yang menjauhkanNya dari perjuangan dalam jalanNya. Hanya manusia seperti inilah yang mampu memimpin manusia lain untuk menjadi wakilNya menciptakan kebaikan dan menjauhi keburukan. Seorang pemimpin yang menjadi rahmat bagi alam selalu sadar bahwa apapun yang dilakukanNya adalah cintanya kepada Allah swt.

“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat gandakan pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak” [Al-Hadiid 11].
 

💛 selalu optimis, bahagia dan jauh dari galau, kesepian dan frustasi

Mereka yang sadar bahwa hidup adalah bentuk cintaNya tak akan pernah oleng di tengah jalan.

“Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram” [Ar-Ra’d 28].
 
Manusia yang penuh syukur selalu punya tempat berpegang dan akan selalu optimis, memiliki semangat besar, tak mudah menyerah. Rasa syukur akan melahirkan kekuatan yang sangat besar mencapai tujuan sebesar apapun dalam jalanNya.

💚 mampu memaafkan, menjauhi amarah, dendam dan dengki

Manusia yang beriman sadar bahwa kedzaliman didasari oleh keringnya hati dan tipisnya kesadaran bahwa mereka hidup atas dasar kasih Allah. Mereka akan mudah memaafkan dan malah mengasihi mereka yang mendzaliminya.
Mereka pun sadar bahwa kalau mereka mampu mensyukuri kedzaliman sebagai cobaan Allah, nikmat Allah akan datang lebih besar lagi sebagai ganti. Mereka akan mampu menghadapi berbagai tempaan dan bencana dengan kekuatan jiwa. Rasa syukur akan membawa kreatifitas mencari kesempatan atau hikmah di balik bencana.

💖 menjadi jiwa yang tenang, siap masuk dalam surgaNya

Hanya manusia yang hidup dipenuhi dengan cintaNya, didedikasikan untuk perjuangan untukNya akan mampu mensucikan jiwa menjadi jiwa yang tenang. Dan hanya jiwa yang tenang yang Ia panggil masuk dalam surgaNya, sesuai dengan firmanNya:

“Hai jwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai; lalu masuklah ke dalam jemaah hamba-hambaKu, dan masuklah ke dalam surgaKu (QS al-Fajr [89]: 27-30).

Nah, marilah kita sadari sepenuhnya bahwa seluruh hidup kita adalah wujud cintaNya. Syukurilah cinta tersebut dan wujudkan dalam berbagai perjuangan sebagai wakilNya di muka bumi. Karena hanya untuk itulah kita dilahirkan.

Semoga kita semua mampu menjadi manusia-manusia yang mensyukuri semua nikmatNya dan mampu mewujudkan syukur tersebut melalui amal sholeh dan amal jariah yang terus mendapat ridloNya dan membawa manfaat sampai akhir zaman. Dan semoga semua itu mengumpulkan kita kembali dalam Surga FirdausNya.
Aamiin yra.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: