Dzikir untuk menjaga hati dari sombong

Yang lebih sulit dari meraih sukses adalah meraih sukses menjaga hati dari sombong. – at Kediaman Indra

View on Path

Sahabat semua,

Ada satu penyakit hati yang ampuh digunakan setan untuk menggoda manusia, yaitu rasa sombong. Rasa sombong sangat berbahaya bagi kita karena berbagai tabungan amal sholeh kita dapat dihapuskan dalam sekejap olehnya. Allah sangat membenci manusia yang berjalan di muka bumi dengan hati sombong. Sepintar-pintarnya, sehebat-hebatnya, punya hak apa manusia untuk bisa sombong? Matinya pun di tangan Penciptanya.

Salah satu strategi jitu untuk mencegah rasa sombong adalah dengan selalu mengingat bahwa kita hanyalah salah satu bagian kecil dari cipataanNya, yang tak punya kendali atas hidup kita tanpa izin, ridlo dan cinta kasihNya bagi kita. Untuk itulah kita semua wajib berdzikir setiap saat, mengingatNya dalam berbaring, duduk dan berdiri.

Di bawah ini adalah rangkuman dari pesan Bang Bonar mengenai dzikir ini. Saya rangkum agar tidak terlalu panjang.

Dzikir adalah sebuah perintah

Al-Quran menegaskan agar kita selalu memenuhi hak Allah, yakni senantiasa diingat oleh hambaNya dengan berdzikir.
Allah berfirman:
 
“Ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat pula kepadamu”. [Al-Baqarah 152].
 

“Aku sesuai dengan prasangka hambaKu dan Aku selalu bersamanya jika ia mengingatKu. Jika ia Mengingat-Ku maka Aku akan Mengingatnya”.

Sebab itu marilah kita selalu berdzikir guna memenuhi hakNya.

•| Dzikir disetiap kegiatan keseharian.
  

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring”. [An-Nisaa 103].
 

•| Dzikir guna mendapatkan Ketenteraman.
  

“Orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram”. [Ar-Ra’d 28].
  

•| Dzikir agar terhindar dari kesesatan.
 

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata”. [Az-Zumar 22].
 

•| Dzikir sebanyak-banyaknya tanpa pernah terlalaikan.
 

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah [dengan menyebut nama Allah], dzikir yang sebanyak-banyaknya”. [Al-Ahzab 41].
 

“Janganlah kalian termasuk orang yang lalai dari mengingat Allah”. [Al-A’raaf 205].

•| Senantiasalah mengingatNya dengan berdzikir agar terlindungi dari berbagai peristiwa.
 

“Siapakah yang dapat melindungi kamu dari takdir Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki Rahmat untuk dirimu?”. [Al-Ahzab 17].

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

“Maka kepada perkataan apakah selain Al-Quran ini mereka akan ber-Iman?”. [Al-Mursalaat 50].

“Sesungguhnya Pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al-Quran”. [Al-A’raaf 196].
 

Sombong dan lalai berdzikir adalah kerja setan

Seseorang akan semakin menjauh dari mengingatNya, dimulai dari penguasaan setan terhadap dirinya.

•| Lalai mengingatNya karena telah dikuasai setan.

“Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah, mereka itulah golongan setan”. [Al-Mujaadilah 19].

•| Mereka dijadikan lupa kepada diri mereka sendiri.

“Janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri”. [Al-Hasyr 19].

•| Semua perbuatan menjadi nampak baik dan benar.

“Setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan Allah”. [Al-Ankabuut 38].

•| Seseorang semakin lama akan membatu hatinya dari mengingatNya dan akan semakin tersesat jauh.

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata”. [Az-Zumar 22].
 

Maha Benar Allah dengan segala firmanNya.

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik yaitu Al-Quran yang serupa mutu ayat-ayatnya lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendakiNya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun pemberi petunjuk baginya”. [Az-Zumar 23].

“Barang siapa yang berpaling dari Al-Quran, Kami adakan baginya setan yang menyesatkan”. [Az-Zukhruf 36].

Semoga kita semua mampu untuk selalu berdzikir untuk mengingatNya, demi keselamatan kita di kehidupan D
dunia dan akhirat. Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin. [BRH].

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s