Manfaatkan waktu menggapai kemuliaan dan kebahagiaan

Sahabat-sahabatku,

Kehidupan dunia adalah masa yang sangat pendek untuk menentukan derajat dan kenikmatan hidup yang abadi di akhirat. Repotnya lagi kita tidak tahu batas waktu untuk berupaya mendapatkan derajat yang tinggi tersebut. Setiap saat kita dapat dipanggilNya sehingga setiap saat kita harus fokus meningkatkan derajat yang tinggi di akhirat. Derajat tinggi di dunia otomatis kita dapatkan kalau kita fokus dengan kemuliaan akhirat.

Godaan pasti banyak. Nah kita simak yuk pesan-pesan Allah di Al Quran yang disitir oleh Bang BRH untuk memanfaatkan waktu dan menahan godaan ini agar kita bisa mendapatkan kemuliaan dunia akhirat.

….

Berdayakan waktu dan kesempatan

Al-Quran mengajarkan kita supaya mampu memberdayakan waktu dan kesempatan yang ada, demi memperoleh kebahagiaan.  

•| Kebahagiaan tidak diukur dari banyaknya harta, tapi dari usia yang baraqah.  

•| Kebahagiaan tidak diukur dari seberapa besarnya kekayaan, namun dari seberapa besarnya shadaqah.  

•| Kebahagiaan ialah dikala usia semakin berkurang, semakin sibuk pula dalam menyempurnakan amal ibadah dan meningkatkan amal shaleh.  

•| Kebahagiaan ialah mampu memberdayakan waktu dan kesempatan di kehidupan dunia.  

Allah berfirman:  
“Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya akhirat itulah yang kekal” [Al-Mu’min 39].  

Berdayakanlah waktu dan kesempatan yang diberikanNya dengan sebaik-baiknya, karena:

¤ Segala perbuatan di dunia akan menentukan status dan derajat di kehidupan akhirat.  

”Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok [akhirat]” [Al-Hasyr 18].  

“Masing-masing orang memperoleh derajat menurut apa yang mereka kerjakan” [Al-An’aam 132].  

¤ Penyesalan kemudian tidaklah berguna.  

“Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal shaleh untuk hidupku ini” [Al-Fajr 24].  

“Maka kembalikanlah kami ke dunia, kami akan mengerjakan amal shaleh” [As-Sajdah 12].  

Berdayakanlah waktu dan kesempatan yang ada di dunia, guna menggapai kebahagiaan hakiki sesuai dengan janji Allah.  

Allah berfirman:  
“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu” [Fathir 5].

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal Shaleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan, kekal mereka didalamnya sebagai janji Allah yang benar” [Luqman 8-9].   

Semoga kita semua mampu memberdayakan waktu dan kesempatan yang tersedia di-kehidupan dunia ini dengan sebaik-baiknya.

Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin. [BRH].  

Ingatlah Allah selalu untuk mengatasi berbagai ujian dan godaan

Al-Quran menjelaskan bahwa pada hakikatnya kehidupan di dunia adalah sebuah perjalanan panjang menuju kehidupan akhirat, yang penuh dengan cobaan untuk menguji keimanan kita, serta penuh dengan godaan dan hasutan Iblis yang tiada henti untuk menyesatkan kita.

Allah berfirman:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” [Al-Ankabuut 2].

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan, sebagai cobaan yang sebenar-benarnya” [Al-Anbiya 35].

Sebab itu senantiasalah berdzikir setiap saat untuk mengingatNya. Allah berfirman:
“Ingatlah Aku, Aku akan ingat pula kepadamu” [Al-Baqarah 152].

Iblis mengetahui kelemahan manusia, sebab ia mengikuti penciptaan manusia sejak awal, sehingga memudahkannya untuk menggoda dan menghasut semua manusia. Iblis berkata:
“Aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat dimuka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya” [Al-Hijr 39].

“Iblis berkata: “Jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil” [Al-Israa 62].

Untuk melawan Iblis jelas kita tidak akan mampu, hanya dengan memohon perlindungan dan pertolonganNyalah kita akan dapat menghadapinya.

¤| Senantiasa mengingat Allah dengan berdzikir, baik dikala berdiri, duduk dan berbaring.

“Bila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring” [An-Nisaa 103].

¤| Patuh dan taat pada semua aturanNya yang termaktub dalam Al-Quran.

“Barangsiapa yang berpaling dari Al-Quran, Kami adakan baginya Setan yang menyesatkan” [Az-Zukhruf 36].

Semoga kita semua mampu menjalani segala bentuk ujian dan cobaanNya, serta mampu menghadapi segala bentuk godaan dan hasutan Iblis dengan selalu berdzikir untuk mengingatNya disetiap helaan Nafas kita. Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin. [BRH].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s