Sabar, ikhlas dan maaf yang membawa bahagia

Sahabat-sahabatku,

Siapa sih yang tidak ingin bahagia? Di manapun manusia berada di atas muka bumi ini semua pasti ingin bahagia. Bahkan ada yang bilang, “happiness is the only thing that matter in this world” (kebahagiaan adalah satu-satunya hal yang penting di dunia ini).

Al Quran memberikan petunjuk mengenai hal-hal yang dapat membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat. Nah tiga hal yang akan kita bahas pagi ini, diambil dari pesan Bang BRH adalah sabar, ikhlas dan maaf.

Kita simak yuk…

Bahagia melalui sabar dan ikhlas

Al-Quran menjelaskan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam menjalani perjalanan panjang di-kehidupan dunia ini.

•| Sabar dan ikhlas ketika menghadapi berbagai bentuk ujian dan cobaan.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu” [Al-Baqarah 155].

•| Sabar dan ikhlas akan sulit dilakukan jika kita belum menyadari bahwa semua yang terjadi atas diri kita pada hakikatnya merupakan sebuah ujian.

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?” [Al-Ankabuut 2].

•| Sabar dan ikhlas tidaklah mudah dilakukan karena terkadang kita mengartikan sebuah ujian yang tidak menyenangkan sebagai suatu masalah besar.

“Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya” [Al-Mu’minuun 62].

•| Sabar dan ikhlas akan mudah dijalankan bila kita mendapat ujian yang menyenangkan, padahal sebenarnya hal itu lebih sulit dihadapi bahkan seringkali kita terperosok karenanya.

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan, sebagai cobaan yang sebenar-benarnya” [Al-Anbiya 35].

•| Sabar dan ikhlas adalah kunci dalam menghadapi segala bentuk ujian [baik yang tidak menyenangkan maupun yang menyenangkan], sebab pada hakikatnya semua itu bertujuan agar manusia memiliki pribadi yang paripurna, dan itu hanya dapat diraih melalui proses ujian yang bertahap.

“Dan Kami bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan, diantaranya ada orang-orang yang shaleh dan diantaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan nikmat yang baik-baik dan bencana yang buruk-buruk, agar mereka kembali kepada kebenaran” [Al-Araaf 168].

•| Sabar dan ikhlas adalah sebuah kemutlakan, dimana semua ujian pastilah berhikmah serta akan berakhir pada kebahagiaan hakiki.

Semoga kita semua dapat menghadapi berbagai bentuk ujian dengan sabar dan ikhlas, demi meraih kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin. [BRH].

Tenteramnya hati seorang pemaaf

Al-Quran menerangkan bahwa memberi maaf adalah ciri orang ber-Iman dalam mengerjakan amal kebajikan dan merupakan sebuah perbuatan mulia yang memberikan ketenteraman hati.

Allah berfirman:

“….bersabar dan memaafkan, sesungguhnya perbuatan yang mulia” [Asy-Syura 43].

“Maka maafkanlah mereka dengan cara yang baik” [Al-Hijr 85].

Al-Quran menjelaskan bahwa memaafkan merupakan sebuah kebajikan bagi orang yang beriman.
 

“Orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” [Ali-Imran 134].
 

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan kebaikan” [Al-A’raaf 199].

“Barangsiapa yang memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas tanggungan Allah” [Asy-Syura 40].

Selain merupakan sebuah amal kebajikan, maka tidakkah kita ingin memperoleh ampunanNya?
 

“Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?” [An-Nuur 22].

“Jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” [At-Taghaabun 14].
 

“Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa” [An-Nisaa 149].
 

Oleh sebab itu jadilah seseorang yang pemaaf, karena:

•| Memaafkan akan membuat hati tidak akan terbelengu oleh hal-hal yang seharusnya tidak perlu menjadi pikiran.

•| Memaafkan justru akan memberi sebuah keuntungan, karena salah satu masalah yang membebani telah berhasil
disingkirkan.

•| Memaafkan akan membuat hidup terasa lebih Indah dan akan membuat jiwa menjadi lebih tenteram.

•| Memaafkan mungkin tidak akan bisa merubah masa lalu, tapi setidaknya dapat memperbaiki masa depan.

Semoga kita semua mampu menjadi seorang yang pemaaf sebagai suatu kebajikan demi sebuah ketenteraman Hati.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin. [BRH].

One thought on “Sabar, ikhlas dan maaf yang membawa bahagia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s