Taufik dan hidayahNya

Tausiyah (masih) dari eLJe🙂

Sahabat-sahabat,

Sering kita dengar, baik dalam pidato, ceramah, kalimat seperti ini:
“Semoga Allah swt melimpahkan taufiq dan hidayahNya bagi kita semua.” Izinkan saya mencoba membahas pemakaian kalimat ” taufiq dan hidayah” diatas.

Syaikh Muhammad ibnul Qayyim Al-Jauziah menyatakan bahwa kata ‘taufiq’ berarti ‘pertolongan’. Dimana pertolongan itu adalah sebuah kehendak dari Allah Yang Maha Berkehendak terhadap hambaNya untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik yang diridhaiNya. Hal ini bisa terjadi karena kecintaan hamba tersebut kepada Allah.

Sedangkan kata ‘hidayah’ berasal dari kata ‘al-huda’ yang memiliki makna ‘petunjuk’ atau ‘bimbingan’ yang di ilhamkan Allah kepada hambaNya untuk melakukan perbuatan2 baik.

Jadi sebenarnya menurut hakikatnya, ucapan atau tulisan benar adalah ‘hidayah dan taufiq’

Menurut Ibnul Qayyim Al Jauzi bahwa yang pertama kaili diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ‘hidayah’ baru kemudian menyusul ‘taufiq’, dimana dalam hal ini agar si hamba mampu melakukan kebaikan-kebaikan sesuai dengan petunjuk yang telah Allah berikan kepadanya.

Jadi, pertolongan (taufiq) Allah hanya akan datang setelah manusia mendapatkan petunjuk (hidayah) dan selalu berbuat baik sesuai perintah Allah.

Mari lihat ucapan Nabi Syua’ib yang tertulis dalam Al Qur’an, beliau berkata:

“Dan tak ada pertolongan (taufiq) bagiku  melainkan (pertolongan dari) Allah, dan hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepadaNyalah aku kembali” (Hud: 88).

Dari ayat diatas, jelas bahwa Nabi Syu’aib yang telah bertaqwa dilanjutkan dengan tawakal kepada Allah, maka Allah-pun memberikan pertolonganNya.

Imam Al-Ghazali juga menyatakan bahwa ‘taufiq’ dari  Allah hanya berlaku untuk hambaNya yang benar-benar baik luar dalam, artinya
mereka yang benar-benar ikhlas berbuat kebaikan hanya karena Allah semata.

Semoga Allah selalu memberikan hidyahNya kepada kita agar bisa selalu berbuat baik sesuai ajaranNya, sehingga pertolongan Allah akan datang kepada kita disebabkan karena cinta kita yg ikhlas kepadaNya. Aamiin.

Wallahua’lam
eLJe
Via Mas Faisal Tjatjo

One thought on “Taufik dan hidayahNya

  1. Pingback: Catatan haji 14: membangun kebiasaan Muslim yang baik, optimalkan waktu mencapai target hidup | Indira Abidin's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s