Empat kelompok kafir

Sahabat-sahabat,

Kita simak yuk siapa-siapa saja yang masuk kategori kafir menurut Al Quran seperti yang dijelaskan oleh eLJe dalam pesannya malam ini. Ternyata umat Muslim pun bisa saja masuk dalam kategori kafir. Jangan sampai kita mengkafirkan orang lain padahal kita sendiri melakukan hal-hal yang memasukkan kita dalam kelompok kafir. Daripada kita sibuk menilai orang lain lebih baik kita sibuk introspeksi dan memperbaiki diri, memperkuat keimanan dan memperbanyak bekal amal sholeh.

Semoga kita semua tidak ada yang masuk dalam kategori ini ya. Amin.
Semoga bermanfaat…

….

Tausiyah malam (masih) dari eLJe…

Sahabat-sahabat,

Malam ini, ijinkan saya sedikit membahas tentang kafir. Kata ‘kafir’ dalam bahasa Arab bisa ingkar, menolak atau mengubur sesuatu. Dalam Al Qur’an bisa dipahami bahwa kafir dibagi menjadi 4 macam.

(1) Mereka yang tidak mengakui adanya Allah. Ini terjadi pada orang-orang atheis dan komunis. Orang-orang kafir jenis ini jelas-jelas tidak mengakui dan percaya atas keberadaan Allah.

(2) Mereka yang mengetahui kebenaran akan ajaran Islam, tapi menolaknya.. Contoh orang-orang kafir jenis ini adalah kafir Quraisy.

Sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Nabi dan menyebarkan ajaran Islam, orang-orang kafir Quraiys sangat sayang dan percaya pada kejujuran beliau. Sehingga beliau di berikan gelar Al Amin. Tapi ketika Nabi Muhammad menyebarkan ajaran Islam, sontak mereka tidak percaya atas semua informasi yg diberikan beliau tentang keesaan Allah dan ajaran Islam, karena mereka menganggap ajaran Islam akan menghancurkan tatanan kehidupan Quraiys yang sangat menyenangkan mereka. Atau kafirnya orang-orang Yahudi yang tidak bisa menerima bahwa Rasul terakhir bukan dari golongan mereka.

(3) Mereka yang kufur atas nikmat Allah.

Seperti firmanNya: “Kalau kamu bersyukur pasti Aku tambah untukmu (nikmatKu), dan bila kamu kufur maka sesungguhnya siksaKu sangat pedih” (Ibrahim : 7).

Dalam hidup ini, sepertinya kufur nikmat adalah salah satu kekufuran yang paling sering dilakukan oleh orang muslim. Banyak orang yang justru dengan kekayaan, kekuasaan dan segala kenikmatannya malah membuat dia jauh dari ajaran Allah. Kekayannya tidak digunakan untuk membantu fakir miskin, anak yatim, dhuafa, dll. Tapi justru kekayaannya digunakan untuk hidup bermegah-megah, sombong, maksiat bahkan menindas orang lain.

(4) Mereka yang percaya kepada Allah tapi meninggalkan dan melalaikan tuntunanNya.

Seperti firmanNya: “Apakah kamu percaya kepada sebagian Al Kitab tapi kafir terhadap sebagian lainnya ?” (Al Baqarah : 85).

Kafir jenis keempat ini bisa  juga sering dilakukan oleh orang muslim. Mereka percaya kepada Allah tapi mereka tidak sholat. Mereka percaya bahwa rizki datangnya dari Allah tapi mereka tidak zakat. Atau bahkan, mereka mencampuradukkan antara kepercayaan kepada Allah dengan kelakuan yang jauh dari ajaran Allah. Mereka sholat tapi tetap maksiat, mereka percaya akan adanya neraka tapi tetap berbuat dosa, dll.

Semoga, kita tidak termasuk dalam salah satu kategori kafir diatas. Aamiin. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s