Keburukan SMS

Twends,

Dua minggu lalu aku tweet tentang bahayanya SMS atau Suka Melihat Orang Susah dan Susah Melihat Orang Senang. Nah ternyata ada hadits yang menjelaskan bahwa mereka yang SMS adalah manusia terburuk. Waahh… berat lho. Kita simak yuk bahasan eLJe mengenai SMS di bawah ini. Semoga kita semua bisa menjauhkan diri dari SMS ini ya. Amin.

🌷💐🌹🌷💐🌹🌷

Sahabat-sahabat,
Melanjutkan tauisyah kemarin malam, dimana kita sudah membahas tentang hamba terbaik berdasarkan hadits dibawah ini, maka malam ini kita akan lanjutkan dgn pembahasan tentang hamba terburuk di mata Allah.

Mari perhatikan lagi sabda Rasulullah dibawah ini : “Sebaik-baik hamba Allah adalah mereka yang membuat orang lain mengingat Allah saat melihat mereka. Dan seburuk-buruk hamba Allah adalah
(1) mereka yang berjalan ke sana ke mari menyebarkan fitnah,
(2) yang menyebabkan perpisahan di antara orang-orang yang saling mencintai,
(3) yang berusaha mendatangkan kesulitan kepada orang-orang yang tidak bersalah.”
(HR Ahmad dan Bukhari)

Seperti yang dijelasan hadits diatas, bahwa ciri hamba terburuk ada tiga.

Fitnah adalah perkataan bohong yang tidak berdasar pada kebenaran yang disebarkan dengan maksud menjelekkan orang baik kehormatan, nama baik, dll. 
Sumber awal terjadinya fitnah adalah rasa dengki dan benci. Fitnah adalah kejahatan tertinggi yang dilakukan oleh lisan manusia.

Akibat lain dari rasa dengki dan benci yang terakumulasi menjadi sebuah fitnah adalah membuat orang-orang yang saling mencintai menjadi berpisah. Suami-istri bisa berpisah karena fitnah, sahabat-sahabat bisa saling bermusuhan karena fitnah, keluarga bisa tercerai berai juga karena fitnah.

Bahaya dan dosa fitnah yang begitu besar, sehingga Islam memasukkan fitnah sebagai perbuatan yang lebih kejam daripada pembunuhan (QS Al-Baqarah: 191). Dan orang yang suka menebar fitnah adalah calon penghuni neraka, sebagaimana sabda Rasulullah:
”Tidak akan masuk surga orang yang suka menyebarkan fitnah” (HR Bukhari dan Muslim). Ciri lain dari hamba terburuk adalah suka mendatangkan kesulitan bagi orang yang tidak bersalah. Perbuatan ini juga bisa bersumber dari sifat dengki.

Dengki merupakan sifat tercela, bisa terjadi karena perasaan tidak senang terhadap kebahagiaan orang lain sekaligus keinginan agar kebahagiaan itu hilang.

Sifat seorang pendengki adalah tidak rela melihat orang lain bahagia, sebaliknya akan bersuka ria melihat orang lain berada dalam kesulitan dan kesusahan. Sifat dengki digambarkan Allah dalam firmanNya, “Bila kamu memperoleh kebaikan, maka hal itu menyedihkan mereka, dan kalau kamu ditimpa kesusahan maka mereka girang karenanya” (Ali Imran : 120).

Riwayat Habil dan Qabil adalah bukti betapa dahsyatnya akibat dari rasa dengki yang dibiarkan bersemayam di hati.

Rasulullah mengajak kita untuk menjauhi sikap dengki karena akan merugikan kita,  sabda beliau:
“Jauhilah dengki, karena dengki itu memakan kebaikan sebagaimana api makan kayu bakar” (HR Abu Daud).

Semoga Allah menjauhkan kita dari fitnah, dengki, benci dan iri hati orang lain. Serta Allah menjauhkan kita dari keinginan berbuat fitnah, menyimpan dengki, iri  dan kebencian dari hati kita. Aamiin. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s