Skip to content

Ingin mendapat kemudahan dari Allah?

Tausiyah malam (masih) dari eLJe 🙂

Sahabat-sahabat,

Kita sering menganggap bahwa banyak sekali kesulitan yang kita hadapi dalam kehidupan dunia ini. Tak jarang kesulitan-kesulitan itu membuat kita putus asa. Kita beranggapan bahwa kita sudah berusaha maksimal, tapi toh kesulitan hidup tetap saja melanda. Pada dasarnya, Allah sudah mengajarkan kita dalam Al Qur’an tentang bagaimana caranya untuk memperoleh kemudahan-kemudahan. Baik kemudahan-kemudahan saat ini ataupun kemudahan-kemudahan yang Allah ciptakan untuk kita di masa datang.

Mari sedikit pelajari firman Allah dalam surat Al Lail ayat 5-7 :
“Maka adapun (1) orang yang memberi dan (2) orang yang bertaqwa dan (3) membenarkan adanya yang terbaik, maka kelak Kami akan memudahkan baginya kemudahan.”

Berdasarkan ayat diatas, bisa kita pahami bahwa Allah akan memudahkan berbagai kemudahan-kemudahan kepada tiga jenis manusia diatas.

(1) Orang-orang yang memberi, dalam arti memberi apapun untuk berbuat di jalan Allah dengan hati ikhlas. Bisa berarti memberi harta dalam bentik zakat, infaq atau shodaqoh. Bisa berarti juga memberi bantuan tenaga dan fikiran dalam mensyi’arkan agama Allah.

(2) Orang-orang yang bertaqwa, dalam arti selalu menjalankan perintah Allah dan selalu berusaha untuk menjauhi laranganNya.

(3) Orang-orang yang percaya dan membenarkan adanya kesudahan yang terbaik, antara lain kemenangan, kebaikan, dan surga yang dijanjikan.

Jadi, apabila kita merasa terus dilanda kesulitan hidup, marilah kita ‘membaca’ diri kita sendiri. Sudah berapa banyak dan berapa sering kita memberi dengan ikhlas. Jangan-jangan kita begitu pelit dan bakhil sehingga kita tidak pernah memberi. Juga sudahkan kita berusaha untuk selalu meningkatkan ketaqwaan kita?

Sudahkan kita selalu berusaha untuk meningkatkan perbuatan yang makruf dan meninggalkan perbuatan yang munkar. Jangan-jangan kita malah berbuat yang terbalik, banyak berbuat munkar dan tidak pernah berbuat ma’ruf.

Dan apakah kita sudah mempertebal keimanan dan kepercayaan kita, bahwa kesudahan yang baik akan Allah berikan kepada orang-orang yang berbuat baik? Jangan-jangan kita selalu berbuat jahat, berbuat maksiat dan bahkan menyusahkan orang lain karena tanpa sadar kita sebenarnya tidak mempercayai janji Allah.

Semoga, Allah menguatkan hati kita untuk selalu memberi, selalu meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kepada Allah. Sehingga Allah akan memudahkan semua kemudahan-kemudahan kepada kita. Aamiin.

Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: