Skip to content

Tenteram dengan sabar

Twends,

Malam Minggu nih… Sedang bahagia, tenteram dan senang kan?
Sayangnya di hari bahagia ini aku menemukan status-status galau, sedih, putus asa … status yang kurang pas dengan suasana akhir pekan yang seharusnya penuh kebahagiaan. Nampaknya memang ujian Allah banyak menenggelamkan hati hambaNya. Padahal Allah ingin hambaNya selalu bahagia dengan rasa syukur dan sabar percaya pada pertolongan dan bantuanNya. Dan tanggung jawab kita pula pada tubuh, jiwa dan pikiran kita untuk selalu memilih jalan yang tenteram dan bahagia dalam setiap kondisi.

Kita simak yuk pesan-pesan Bang BRH menyikapi berbagai kegalauan hati ini. Semoga pesan-pesan ini mampu mengobati hati-hati yang galau malam ini dan membangun keteguhan hati untuk selalu berpegang pada tali Allah, menjaga ketenteraman jiwa, kesehatan lahir batin dan kebahagiaan hakiki. Amin YRA.

🌻💐🌺🌻💐🌺

Sejalan dengan makin pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi, maka berbagai persoalanpun semua kian bertambah, dan akan berdampak pula pada kondisi kejiwaan, utamanya adalah sering tidak ikhlas menerima sebuah kegagalan.

Hal ini menjadikan hati tidak tenteram dan akan sangat berpengaruh besar terhadap kondisi fisik serta irama hidup setiap orang.

Al-Quran menerangkan bahwa bagi orang beriman, semua kejadian adalah baik. Jika ia mendapat kebahagiaan ataupun tertimpa musibah, ia bersyukur ataupun bersabar, karena keyakinan bahwa apa yang berlaku atas dirinya adalah yang terbaik.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” [Al-Baqarah 216].

Itulah ciri orang yang ikhlas dalam menerima ketetapan Allah, karena kesabarannya sebagai orang beriman yang akan menuntun dirinya pada sebuah ketenteraman.

“Hai orang beriman, bersabarlah kamu, dan kuatkan kesabaranmu” [Ali-Imran 200].

Pada hakekatnya sabar merupakan ciri dari orang beriman karena sabar memiliki kaitan dengan keimanan.

“Bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan Allah” [Luqman 17].

Sabar adalah pelatihan menahan diri dari sifat kegundahan dan rasa emosi, serta menahan diri dari keluh kesah.

“Sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, yaitu orang-orang yang sabar” [An-Nahl 41-42].

“Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” [Az Zumar 10].

Maha suci Allah dengan segala firmanNya yang semua termaktub dalam Al-Quran.

“Al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman” [Al-Fushshilat 44].

Semoga kita mampu melatih kesabaran diri demi sebuah ketenteraman dalam menghadapi berbagai bentuk masalah di kehidupan ini. Aamiin. [BRH].

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: