Meraih Surga

image

Titipkan pesan Pak Iskandar Mochtar..

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. (yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qs Qaaf: 16-18).

Bukan tanpa alasan Allah mengutus dua malaikat di sisi kanan dan kiri kita melainkan sebagai ‘pelapor’ terpercaya di depan pengadilan Allah SWT kelak, agar tidak ada yang ‘berdebat’ di hadapanNya. Perdebatan yang dimaksud ialah antara setan dan manusia, saat Allah sudah memberikan keputusan untuk melempar semua manusia pendosa ke dalam neraka, “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala. Yang sangat menghalangi kebajikan, melanggar batas lagi ragu-ragu. Yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke dalam siksaan yang sangat” (Qs Qaaf: 24-26).

Keputusan Allah tersebut tidak menjadikan iblis penggoda manusia selama di dunia diam. Ia pun kelak berkata pada Allah, “Yang menyertai dia (setan) berkata, ‘Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya tetapi dialah yang berada dalam kesesatan yang jauh’.

Allah berfirman: “Janganlah kamu bertengkar di hadapanKu, padahal sesungguhnya Aku dahulu telah memberikan ancaman kepadamu,”. (Qaaf: 27-28)

Pada akhirnya, surga memang hanya diperuntukkan orang-orang yang awwab dan hafidz. Awwab berarti pandai bertobat dan hafidz secara etimologi berarti menjaga. “Dan didekatkanlah syurga itu kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka). Inilah yang dijanjikan kepadamu, (yaitu) kepada setiap hamba yang selalu kembali (kepada Allah) lagi memelihara (semua peraturan-peraturan-Nya).

Terminology Allah Swt perihal Awwab dan Hafidz ini dijawab pada ayat selanjutnya, (Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat,” (Qs Qaaf: 33)

Begitu sistematisnya Allah memaparkan ayat ini, untuk menyentuh hati-hati yang haus akan tuntunanNya. Semoga bermanfaat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s