Jangan pernah mengejek orang lain. Musibah bisa datang karenanya


image

🍫 Akibat Mengejek !!

Ibnu Rojab Al-Hanbali berkata :

ولمَّا ركب ابنَ سيرين الدَّيْنُ وحُبس به قال: “إني أعرف الذنبَ الَّذِي أصابني هذا، عيَّرت رجلاً منذ أربعين سنة فقلت له: يا مُفلس

“Tatkala Ibnu Sirin rahimahullah dililit oleh hutang dan dipenjara karena hutang tersebut, ia berkata:

“Sungguh aku mengetahui dosa yang menjadikan aku ditimpa musibah ini. Aku telah mengejek seseorang empat puluh tahun yang lalu, aku berkata kepadanya : “Wahai si bangkrut” (Majmu’ Rosaail Ibni Rojab 2/413)

Ibnu Sirin adalah ulamanya para tabi’in, tatkala pernyataan Ibnu Sirin di atas disampaikan kepada Abu Sulaiman, maka Abu Sulaiman berkata :
قَلَّتْ ذنوبهم فعرفوا من أين أتوا، وكثرت ذنوبنا فلم نعرف من أين نؤتى

“Dosa-dosa mereka sedikit maka merekapun sadar dan tahu darimana (karena dosa yang mana) sehingga musibah mendatangi mereka. Dan dosa-dosa kita banyak sehingga kita tidak tahu sebab dosa yang mana kita terkena musibah” (Majmu’ Rosaail Ibni Rojab 1/364)

Hati-hati dengan dosa-dosa, terutama dosa yang berkaitan dengan orang lain, meskipun terkadang kita anggap sepele.

Diantaranya dosa mengejek atau merendahkan orang lain, bisa jadi suatu saat kitalah yang termakan ejekan kita.

 Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja, MA حفظه الله تعالى

Kiriman Syarif, Group WA YKM FEUI

🌷🌷🌷

Terima kasih Mas Syarif.

Memang kadang-kadang kita tidak sadar bahwa ucapan kita menyakiti hati orang lain.
Sebelum kita berbicara, marilah kita berfikir sejenak:
– apakah kita mengucapkan kebenaran? Yakinkah kita hal itu bukan sekedar perkiraan, asumsi atau kesimpulan yang belum teruji?
– apakah hal tersebut perlu diucapkan?
Yakinkah kita dampaknya baik?
– apakah kita mengucapkan sesuatu yang baik bagi orang lain? Akankah kita menyenangkan atau menyejukkan hati orang lain?

Tiga filter ini bisa membantu kita agar kita bisa melaksanakan yang Rasulullah perintahkan bagi kita:
“Katakanlah sesuatu yang baik, atau diam.”

Semoga semua ucapan kita mendekatkan kita kepada keridloan Allah swt. Aamiin yra.

🌷🌷🌷

         ⌣

Allah tidak menciptakan kemiskinan, hanya kecukupan. Semoga kita bisa mensyukuri apapun yang telah diberikanNya pada kita


image

Sumber gambar: laman facebook Pengusaha Muslim

Sahabat-sahabat blog,

Banyak orang berpendapat bahwa kekayaan bisa membawa kebahagiaan. Sehingga tujuan hidup pun menjadi berubah, hidup tidak lagi ditujukan untuk menggpapai kebahagiaan tapi hidup digunakan untuk mendapatkan kekayaan. Padahal kekayaan hanyalah salah satu hal yang bisa membuat hidup lebih bahagia. Bagi seorang muslim, kebahagiaan hidup yang harus dicapai adalah kebahagiaan hidup di dunia dan diakhirat.

Dalam kehidupan di dunia, Allah memberikan kepada sebagian manusia ‘kekayaan’, dan memberikan kepada sebagian manusia lainnya ‘kecukupan’

Allah berfirman :

“Dan bahwasannya Dia (Allah) yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan.”
An Najm : 48

Ada beberapa makna yang bisa kita ambil dari ayat diatas:

(1) Bahwa Allah dengan sifatNya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hanya memberikan kita rizki berupa ‘kekayaan’ atau ‘kecukupan.’

(2) Allah tidak memberikan ‘kemiskinan’ kepada kita.

(3) Bahwa kemiskinan yang kita rasakan adalah buah dari perasaan ‘tidak cukup’ atas rizki Allah yang sebenarnya sudah pas takarannya untuk mencukupi hidup kita.

(4) Selalu merasa ‘tidak-cukup’ adalah salah satu bukti bahwa kita termasuk orang yang kurang rasa syukur.

Sahabat-sahabat,
Bila kita tidak mempunyai banyak harta kekayaan, semoga kita bisa menyadari bahwa yang kita miliki sekarang ini adalah sebuah ‘kecukupan’ dari Allah. Sehingga sudah selayaknya manusia muslim tidak menghalalkan segala cara untuk menambah kekayaan, atau paling tidak manusia muslim tidak menjadi manusia yang banyak utang demi memuaskan diri untuk merasa menjadi kaya.

Wallahu a’lam
12 September 2014
eLJe :)

🌷🌷🌷

Terima kasih banyak Pak eLJe.

Semoga kita semua dapat menghayati intisari dari pesan singkat ini, tidak mengeluhkan kekurangan yang kita rasakan, lebih banyak bersyukur karena banyak orang yang tidak memiliki apa yang kita miliki.

Semoga suatu hari kita dikumpulkan dalam kelimpahan surga FirdausNya, sebagai buah dari rasa syukur dan sabar kita. Aamiin yra.

🌷🌷🌷

Apakah perjalanan terjauhmu adalah perjanan ke masjid? Dan perjalanan menuju penciptaMu?


image

Pesan dari Kang Abdi (SS group pagi ini:

UNTUKMU ANAKKU

Tahukah kamu nak, perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan ke masjid.

Sebab banyak orang kaya tidak sanggup mengerjakannya.
Jangankan sehari lima waktu, bahkan banyak pula yang seminggu sekali pun terlupa.
Tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah ke sana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid.
Karena orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu menemukannya,
walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas Eropa ataupun Amerika.

Mudah melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea dengan semangat yang membara, namun ke masjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid.
Karena para pemuda yang kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke masjid.
Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid.
Maka berbahagialah dirimu wahai anakku….,
bila sejak kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki ke masjid. Karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling kami banggakan
selain perjalananmu ke masjid.

Biar aku beritahu rahasia kepadamu,
sejatinya perjalananmu ke masjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabbmu.
Itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabimu, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya.

Perjalanan terjauh dan terberat itu adalah perjalanan ke masjid.
Maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap shubuh demi mengenal Robbmu.

🌷🌷🌷👑👑👑🌷🌷🌷

Terima kasih banyak Mas Abdi.
Allah telah berfirman:

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.
At-Tawbah18

Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang.
An-Nūr 36

Semoga kita diberikan kemudahan, kelancaran dan kegembiraan untuk selalu memakmurkan masjid, memuliakan namaNya dan memanjaatkan doa padaNya di masjid-masjid, setiap hari dalam hidup kita. Aamiin yra.

Bangunlah pribadi yang terhormat, bukan baju agar dilihat terhormat


image

Seorang biksu dengan pakaian dekil datang memohon sumbangan ke rumah seorang saudagar kaya. Saudagar kaya itu merasa sebal dengan penampilan si biksu dan mengusirnya pergi dengan kata-kata kasar.

Beberapa hari kemudian seorang biksu besar datang dengan jubah keagamaan yang mewah dan berkilauan, memohon sedekah ke saudagar kaya tersebut. Si saudagar kaya segera menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan makanan (vegetarian tentunya) mewah untuk si biksu. Lalu ia mengajak si biksu untuk menikmati makanannya.

Si biksu menanggalkan jubah keagamaannya yang mewah, melipatnya dengan rapi dan meletakkannya di atas kursi meja makan. Katanya, ‘kemarin aku datang dengan pakaian usang dan anda mengusirku. Hari ini aku datang dengan pakaian mewah, dan anda menjamuku. Tentunya makanan ini bukan untukku tapi untuk jubah ini’. Setelah berkata demikian si biksu berlalu meninggalkan si saudagar yang kaget.

Kemudian biksu itu menyatakan :

“Kalau ternyata bukan diriku,
melainkan pakaianku yang dihormati, mengapa aku mesti senang…???
Dan kalau ternyata bukan diriku,
melainkan apa yang kupakai yg dihina , mengapa aku mesti sedih…??”

Demikianlah manusia ,
lebih sering menghormati yang melekat pada diri orang, seperti 

- apa yang dipakai atau
– pakaian yang dipakai atau
– kekayaan atau
– jabatan seseorang,
BUKAN PRIBADI keberadaan orang itu sendiri. 

Maka…
Jika engkau dihormati orang,
jangan bangga diri…
Dan jika engkau tidak dihormati, jangan kecewa dan bersedih diri ,
sebab….
Engkau tetap sebuah harga.

Siapapun yang merendahkan kamu saat ini… jangan membuat kamu runtuh, bangkit dan tetap teguh dan berpikir positif !!                                                    
🌷🌷🌷🌷🌷

Terima kasih kirimannya, Cahyo.

Bangunlah pribadi yang terhormat, bukan baju agar dilihat terhormat


image

Seorang biksu dengan pakaian dekil datang memohon sumbangan ke rumah seorang saudagar kaya. Saudagar kaya itu merasa sebal dengan penampilan si biksu dan mengusirnya pergi dengan kata-kata kasar.

Beberapa hari kemudian seorang biksu besar datang dengan jubah keagamaan yang mewah dan berkilauan, memohon sedekah ke saudagar kaya tersebut. Si saudagar kaya segera menyuruh anak buahnya untuk menyiapkan makanan (vegetarian tentunya) mewah untuk si biksu. Lalu ia mengajak si biksu untuk menikmati makanannya.

Si biksu menanggalkan jubah keagamaannya yang mewah, melipatnya dengan rapi dan meletakkannya di atas kursi meja makan. Katanya, ‘kemarin aku datang dengan pakaian usang dan anda mengusirku. Hari ini aku datang dengan pakaian mewah, dan anda menjamuku. Tentunya makanan ini bukan untukku tapi untuk jubah ini’. Setelah berkata demikian si biksu berlalu meninggalkan si saudagar yang kaget.

Kemudian biksu itu menyatakan :

“Kalau ternyata bukan diriku,
melainkan pakaianku yang dihormati, mengapa aku mesti senang…???
Dan kalau ternyata bukan diriku,
melainkan apa yang kupakai yg dihina , mengapa aku mesti sedih…??”

Demikianlah manusia ,
lebih sering menghormati yang melekat pada diri orang, seperti 

- apa yang dipakai atau
– pakaian yang dipakai atau
– kekayaan atau
– jabatan seseorang,
BUKAN PRIBADI keberadaan orang itu sendiri. 

Maka…
Jika engkau dihormati orang,
jangan bangga diri…
Dan jika engkau tidak dihormati, jangan kecewa dan bersedih diri ,
sebab….
Engkau tetap sebuah harga.

Siapapun yang merendahkan kamu saat ini… jangan membuat kamu runtuh, bangkit dan tetap teguh dan berpikir positif !!                                                    
🌷🌷🌷🌷🌷

Terima kasih kirimannya, Cahyo.

Jadilah seperti kopi yang makin harum dengan makin banyaknya tekanan


image

Sumber gambar: laman facebook
           
Seorang pria  muda  datang pada ibunya dan mengeluh soal banyak permasalahan dalam kehidupannya yang sedang ia hadapi…

Namun betapa kagetnya ia karena ternyata ibunya diam saja seolah tidak ingin mendengarkan.

Bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara anaknya terus bercerita dan mengikutinya. 

Sang ibu lalu memasak air. 

Setelah sekian lama, air mendidih sang ibu menuangkan ‘Air Panas Mendidih’ itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan.

Di gelas pertama ia masukkan TELUR, di gelas kedua, ia masukkan WORTEL, dan di gelas ketiga, ia masukkan KOPI.

Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ketiga gelas tadi, dan hasilnya:

🍠 WORTEL yang KERAS menjadi LUNAK, 
🍳 TELUR yang mudah PECAH menjadi  KERAS 
☕ dan KOPI menghasilkan aroma yang HARUM.

Lalu sang ibu menjelaskan : 
“Nak….. MASALAH DALAM HIDUP ITU BAGAIKAN AIR MENDIDIH. 
Namun, bagaimana sikap kitalah yang akan menentukan dampaknya. 

Kita bisa menjadi Lembek seperti Wortel, mengeras seperti Telur, atau harum seperti Kopi.

Jadi, wortel dan telur bukan mempengaruhi air … mereka malah berubah karena air, 
sementara KOPI malah mengubah AIR, membuatnya menjadi HARUM.

”Dalam tiap Masalah, selalu tersimpan Mutiara Iman yang berharga. 
Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja. 
Tapi apakah kita dapat tetap percaya saat pertolongan ALLAH seolah tidak kunjung datang?

Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang :

• Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh, dan mengasihani diri sendiri. 

• Ada yang mengeras, marah dan berontak kepada Tuhannya…

• Ada juga yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat dan percaya padaNYA.

Ada kalanya ALLAH sengaja menunda pertolonganNYA. 

Apa tujuannya? 
Agar kita belajar percaya dan setia! 
Karena tidak pernah ada masalah yang tidak bisa ALLAH selesaikan..

Selamat menikmati
Secangkir Kopi Harum …
💥💥💥💥
~Semoga Bermanfaat~

Elma Eru SS

🌷🌷🌷🌷

Semoga kita selalu tumbuh lebih kuat  mencari pertolongan dalam shalat dan sabar, menjadi orang beriman yang selalu sabar dalam kesempitan dan syukur dalam kelapangan.

Aamiin yra.

Jangan menunda rizki turun. Jalankan perintahNya tepat waktu, hindari laranganNya. In shaa Allah semua doa kita dijawabNya


image

Seorang Bapak berbincang dengan penjaga keamanan.

Bapak: “Kerja disini digaji, Pak?

”Satpam: “Iya dong pak.”

B: “Alhamdulillah ya, masih bisa kerja dan digaji. Sementara ada orang lain yang nggak punya pekerjaan apalagi digaji.”

S: “Iya sih, pak. Tapi, saya bosan, Pak, sudah 7 tahun begini terus, jadi satpam saja. Gaji pun naik ala kadarnya.“

B: “Ooo begitu ya Pak. Oh ya, sudah sholat Pak?”

S: “Belum. Nanti aja, tanggung. Jam 5-an aja deh.”

B: “Wah, sekarang jam 3-an, waktunya Ashar. Kalau Bapak sholat jam 5 berarti menunda sholat 2 jam.
Kalau satu hari ada 5 waktu sholat, rata-rata Bapak menunda 5 x 2 jam = 10 jam.
Artinya Satu minggu Bapak menunda 7 x 10 jam = 70 jam.
Satu bulan 4 x 70 jam = 280 jam.
Satu tahun Bapak menunda 12 x 280 jam = 3360 jam.
Dan akhirnya selama 7 tahun Bapak telah menunda sholat selama 7 x 3360 jam = 23.520 jam atau sama dengan 3 tahun.
Nah, jadi dari 7 tahun yang Bapak merasa bosan itu, Bapak telah kehilangan 3 tahun menunda sholat.”

S: “Wah, iya, ya Pak. Banyak banget ya.”

B: “Iya Pak. Wajar kalau rezeki Bapak tertunda juga.”

S: (Merenung). 

B: “Sholat tepat waktu yuk Pak. Kalau sudah bisa, sholatlah berjama’ah, kalau sudah bisa, tambahkan dengan yang sunah, kalau sudah bisa, lengkapi dengan sholat Dhuha dan Tahajud. Lalu sempurnakan dengan sedekah.”

S: “Iya Pak, astaghfirullah. Jadi selama ini saya sendiri yang menjadi penyebab tertundanya rezeki Allah turun.”

Tante Oemi, HW

Terima kasih sudah mengingatkan, tanteku sayang.

Sahabat-sahabatku,
Yuk, jangan sampai kita sendiri yang menunda rizki turun bagi kita dan keluarga. Semoga Allah berikan kita kekuatan untuk terus disiplin menjalankan semua perintahNya dan menjauhi laranganNya.
Insya Allah semua doa kita akan dijawabNya.
Aamiin yra.

🌷🌷🌷