Mesin mobil hadiah Sang Pencipta sudah rajin dipanaskan belum?


  

Ada seseorang yang memiliki mobil mahal dan mewah. Mobil itu disayang-sayangnya dalam garasi. Saking sayangnya tak mau ia pakai mobil itu. Karena sangat mahal ia takut menggunakannya, dibunyikan pun takut menarik perhatian.

Suatu hari sang pemilik mobil memberanikan diri menggunakan mobilnya di malam hari. “Semoga tak ada yang melihat kalau malam hari,” ia membatin.

Ia pun masuk ke dalam mobil mewahnya dan mencoba menyalakan mesinnya. Namun mesin mobil itu tak kunjung menyala. Karena sudah malam ia pun bingung harus meminta tolong siapa.

Akhirnya keesokan harinya dipanggilnya mekanik terbaik yang ada di kotanya. Sang mekanik pun geleng-geleng kepala. Karena tak pernah dipanaskan mesin nya tak bisa menyala. Karena tak pernah dipakai tak pula si pemilik tahu kalau ada masalah. 

Sahabat blog tercinta,

Mesin dibuat untuk dipakai. Demikian juga Allah ciptakan berbagai potensi yang ada pada kita: potensi spiritual, intelijensi, emosi dan fisik. Semua potensi inipun harus terus kita asah, gunakan dan kenali baik-baik.

❤️ Potensi Spiritual.

Asahlah potensi spiritual dengan terus membangun koneksi khusus denganNya. Banyak-banyaklah bermesraan denganNya di waktu khusus yang disediakanNya, dinsepertiga malam terakhir. Serahkan segalanya hanya padaNya, sadari dan syukuri setiap hal kecil dan besar yang diberikanNya pada kita. Sadari pesanNya yang disampaikanNya setiap detik pada kita melalui berbagai hal. 

❤️ Potensi Intelejensi

Asahlah potensi ini dengan terus belajar dari segala hal dan semua orang, setiap hari, setiap detik. Gunakan dua telinga untuk mendengar dan belajar, bacalah dari berbagai sinyal pembelajaranNya yang dimunculkanNya di hadapan kita. Semesta ini adalah sebuah ruang kelas besar di mana Allah berikan berbagai pembelajaran di setiap sudut khusus untuk kita. Gunakan otak kanan dan otak kiri secara imbang untuk mencerna semua pelajaran dalam kelasNya, dan sebarkan pada sebanyak-banyaknya makhluk setelahnya.

❤️ Potensi Emosional

Asahlah potensi ini dengan kepandaian mengendalikan emosi, menyadari bahwa kemarahan datang dari musuh besar segala umat. Rendahkan diri serendah mungkin agar tak ada orang yang dapat merendahkan kita. Tak akan lagi ada rasa takut, rasa sombong, rasa marah dan sakit hati yang dapat menjungkir balik emosi kita. Pujian dan hinaan tak lagi mampu memperdayai kita.

❤️ Potensi Fisik

Tak ada potensi yang dapat kita gunakan tanpa tubuh kita. Inilah wadah yang menjadikan semua potensi lainnya ada di muka bumi dan siap digunakan. Asahlah dengan membangun koneksi yang erat dengan tubuh kita, sadari kebutuhan setiap sel dalam tubuh, berkomunikasilah setiap saat dengan mereka sehingga kita tahu kalau ada yang harus diperbaiki.

Insya Allah dengan menggali dan menggunakan semua potensi ini kita membuat mobil kita di dunia ini menjadi mobil yang hebat dan dapat diandalkan, untuk sebanyak-banyaknya berbuat kebaikan dalam keimanan sesuai perintahNya.

Ibarat mobil, keempat potensi inilah adalah mesin-mesin yang menjadikan mobil kita hebat dan mahal. Inilah mobil kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka gunakan ia, karena ia diciptakan untuk digunakan. Tengok user manual yang telah dikirimkanNya dalam Quran dan contoh penggunaannya dalam hadits. Jangan sampai salah pakai. Semoga kita selamat sampai di tujuan yang terindah dalam surgaNya di bumi dan langit. Aamiin YRA.

🌹🌻🌹🌻

Sudahkah kita jalankan tugas mendorong kebaikan, mencegah kemunkaran? 


  

Dakwah adalah aktivitas menyeru manusia kepada Allah swt dengan hikmah dan pelajaran yang baik dengan harapan agar objek dakwah beriman kepada Allah SWT, menjalankan agama Islam sebagaimana yang diajarkan Allah dan rasulNya. Jadi untuk berdakwah tidak melulu harus berilmu tinggi dengan jam terbang banyak.

Oleh karena itu, kerja dakwah memiliki sebuah amaliyah yang mempunyai nilai keutamaan, karena buah yang dihasilkan dari kerja dakwah akan tampak sekali, yakni semakin banyaknya manusia yang tertunjuki dan mengadopsi ajaran kebenaran dalam kehidupannya. Sehingga sebuah masyarakat yang baldatun, thayyibatun wa rabbun ghafur akan tercapai.

Dalam Al-Quran dinyatakan: 

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh, dan berkata, Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. (Fusshilat: 33). 

Dakwah yang dilakukan oleh para aktivis dakwah dan para dai akan mendapatkan kemuliaan. Dengan dakwah ini, seseorang akan mendapatkan kebahagiaan, kegembiraan, dan karunia Allah swt, sebagaimana Allah firmankan dalam Al-Quran surah Al-Ahzâb ayat 4546 dan surah Yûnus ayat 58. Rasulullah saw. Juga bersabda, Barang siapa menunjukkan kebaikan, ia mendapat pahala sebagaimana pahala orang yang melakukannya (HR. Muslim). 

Pada kesempatan lain, Rasulullah saw. Juga bersabda kepada Ali ra., Demi Allah, jika Allah memberi petunjuk kepada seseorang karenamu, itu lebih baik bagimu daripada unta merah (HR. Muttafaq Alaih). 

Unta merah disini maksudnya unta yang sangat langka sehingga sangat berharga. Namun kata Rasulullah diberi petunjuk itu lbh berharga daripada diberikan unta merah. Mereka yang berdakwah mendapat keuntungan yang besar. Bahkan, Allah, malaikat, para penghuni langit dan bumi berselawat atas orang-orang yang berdakwah.

Sebagaimana sabda Nabi saw:

Sesungguhnya Allah, malaikat-Nya, serta penduduk langit dan bumi, hingga semut yang ada di dalam lubangnya, dan ikan-ikan yang ada di laut, (semuanya) mendoakan keberkahan atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia. (HR. Tirmidzi).

MasyaAllah. Tidak inginkah kita didoakan oleh Allah  malaikat-malaikatNya serta penduduk langit dan bumi? Hanya dengan berdakwah kita mendapatkan shalawat.  Jenuh, lelah, itu manusiawi. Namun jangan lama-lama. Cepat istighfar dan bangkit lagi, niatkan untuk meraih keberkahan Allah dan shalawat dari penduduk langit dan bumi. Itu untukk bekal kita ketika menghadapi hari perhitungan kelak. 

Adapun secara singkat, beberapa keutamaan dakwah yang bisa menjadi motivasi bagi kita untuk mengemban amanah adalah sebagai berikut:

1. Dakwah Adalah Nikmat Allah yang Terbesar 

Dikatakan nikmat yang terbesar lantaran dakwah merupakan sebaik-baik amal, karena ia memelihara nilai-nilai Islam dalam pribadi dan masyarakat. 

Dakwah itu tugas pokok para rasul. Berbahagialah orang-orang yang mendapatkan tugas sebagaimana para rasul. Dakwah itu merupakan kehidupan yang diridhai Allah. 

Seorang muslim yang disibukkan dengan dakwah akan senantiasa tunduk kepada Rabb dalam kehidupannya, sehingga ia akan mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, dakwah harus menjadi bagian dari kehidupan seorang muslim, agar kemudian kehidupannya banyak manfaat dari dakwah yang ia lakukan. Banyaknya nikmat seorang hamba adalah balasan atas dakwah yang dilakukannya. 

Allah swt berfirman:

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Âli Imrân: 104).

MasyaAllah. Kita saat ini menjalankan tugas pokok seorang Rasul. Jangan berkecil hati pula bila dalam dakwah banyak sekali batu sandungan karena memang jalan menuju surga itu tidak mudah. 

Allah berjanji pada kita, “Intansurullaha yansurkum wayusabbit aqdamakum.” (Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu). 

Sudah banyak contoh nyata, ketika seseorang bergiat dalam dakwah, maka Allah memberikan banyak sekali kemudahan dalam kehidupannya. Allaahu Akbar! Allah tidak pernah menyalahi janjinya bagi orang-orang yang taat dan menjalankan kewajiban di jalanNya. 

2. Kehidupannya Penuh Barakah 

Kehidupan barakah adalah kehidupan yang memiliki arti dan manfaat. Segala apa yang dimiliki sang aktivis dakwah, baik uang, tenaga, waktu, maupun fasilitas lainnya akan dinikmati dan dirasakan sebagai sesuatu yang barakah dan bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. 

Karena memang jalan menuju surga penuh ombak dan duri, tidak bertabur bunga-bunga ataupun terhampar permadani. Sebagai contoh kehidupan yang barakah adalah, Semua fasilitas yang mereka miliki adalah untuk mendukung dakwah. Di antara keberkahan yang akan didapatkannya antara lain adalah keridhaan Allah swt, lantaran dakwah adalah wujud cinta kita kepada Allah dan ketika kita mencintai-Nya, pasti Allah akan membalasnya. 

Mahabatullah, suatu kehidupan yang indah di bawah naungan Allah. Selanjutnya, Allah akan membalas kita tidak sekadar dengan cinta, tetapi juga kerahmatanNya, kasih sayangNya, balasan pahala yang tak pernah putus; karena dakwah akan berjalan terus tanpa henti. Lebih dari itu, bahkan pahala yang berlipat ganda. Ingat, cinta Allah pada kita manusia itu tak terbatas. 

Allah yang maha Rahman dan Rahim senantiasa memberikan cinta dalam setiap detik kehidupan kita. Tak peduli kita berdakwah atau tidak, kita jadi orang baik atau tidak, kita sholat atau tidak. Allah berikan itu pada kita semua. 

Cintailah dakwah ini. Kita yang butuh dakwah bukan dakwah yang butuh kita. Kita yang butuh Allah, bukan Allah yang butuh kita. Karena Allah dapat dengan mudah menggantikan kita dengag manusia yang lebih cinta padaNya. Maukah kita jadi generasi yang digantikan? Atau ingin jadi generasi yang menggantikan? 

Umat Islam harus memainkan peran dakwah dan amar ma’ruf nahi munkar dalam semua kondisi dan era. Allah swt berfirman:

Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Ali Imran (3): 110). 

KALIAN ADALAH UMAT YANG TERBAIK! Camkan itu dalam hati.

Wassalamualaikum wr wb.

Bunda Malik ODOJ fasil 8

🌻🌹🌻🌹

Terima kasih tausiyahnya, Bunda.

Jadi, pesan Allah apakah yang akan Sahabat bagi dengan yang lain hari ini?

Mengapa hal itu penting bagi Sahabat?

Semoga Allah ridloi. Aamiin YRA.

Demi masa, termasuk orang yang rugikah kita? Cukupkah waktu kita untuk orang tua?


   

Di bawah ini adalah kisah nyata.

Selama 52 tahun ayahku bangun setiap pukul 5.30 pergi kerja dan pulang jam 17.30. Aku tdk pernah melihatnya tidur siang, ataupun hobi dan aktivitas lain, selain mengurus dan menghidupi keluarga.

Ia tak pernah meminta bantuan apa-apa padaku, kecuali sekedar memegang martil saat membetulkan sesuatu, itu caranya untuk berkomunikasi denganku.

Pada waktu aku berumur 22 tahun aku sekolah di luar kota, sampai aku berkeluarga dan ayah menelepon setiap hari. Beliau selalu menunjukkan perhatiannya pada keluargaku tanpa pernah sedikit pun mengeluh masalah yang dihadapinya. Tapi aku terlalu sibuk karena sebagai pengacara sampai tak punya waktu bercakap dengannya.

Waktu aku membeli rumah pertamaku, beliau sibuk membantu mengecat dan merapikan taman tanpa meminta apa pun, kecuali segelas es teh untuk kesempatan berbincang denganku. Tapi waktu itu kami sekeluarga mau liburan akhir pekan sehingga tak sempat banyak bicara dengan ayah.

Dua hari yang lalu dapat kabar dari RS pukul 4 ayah dirawat karena pembengkakan pembuluh darah. Aku segera cari pesawat untuk terbang ke kotanya, di sepanjang jalan teringat semua kenangan akan ayah. Termasuk waktu yang aku sia siakan untuk berbicang dengannya.

Aku baru sadar bahwa aku sungguh sungguh tidak mengenal ayahku dengan baik, aku bersumpah sampai di RS aku akan menghabiskan semua waktu bersama ayah. Aku tiba jam 1 dini hari, ayah sudah pergi 3 jam yang lalu. Kali ini ayah yang tak punya waktu untuk berbincang, bahkan untuk menungguku. 

Sejak itu aku belajar banyak dari ayahku, beliau tak pernah meminta apa-apa kecuali waktuku. 

Anda dapat melihat prioritas hidup seseorang, dengan melihat bagaimana mereka habiskan waktunya.

Setiap kita bisa cari lebih banyak uang, tapi tak bisa lebih banyak waktu. 

Hadiah terbesar yang anda bisa berikan kepada seseorang adalah WAKTU anda. Karena dengan memberi waktu, anda memberi bagian dari hidup anda yang anda TIDAK DAPAT tarik kembali.

Kiriman:

Samuel, Qi for health group

🌹🌻🌹🌻

Demi masa, sesungguhnya manusia itu makhluk yang merugi, kecuali mereka yang beriman, berbuat amal sholeh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Rasulullah saw bersabda:

“Celaka, sekali lagi celaka, dan sekali lagi celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya berusia lanjut, salah satunya atau keduanya, tetapi (dengan itu) dia tidak masuk syurga” [Hadits Riwayat Muslim 2551, Ahmad 2:254, 346].

Amal sholeh apa yang telah kau berikan pada orang tuamu hari ini?

Mengapa itu penting?

Membangun negri dengan disiplin tinggi dan semangat kerja sama


  

Gambar: Lee Kuan Yew menyapu jalan.

Dengan kepergian Lee Kuan Yew (LKY) sebenarnya bukan hanya Singapura yang kehilangan, tapi beliau telah menjadi “role model” sebagai pemimpin dunia yang hebat.

Dengan VISI KUAT dari seorang LKY sebagai pemimpin, sedikitnya ada tiga hal besar yang telah berhasil beliau bangun:

1) DISIPLIN TINGGI BANGSA

Denda $500 bagi yang meludah dan membuang sampah sembarangan, bukanlah sekedar uang denda tetapi sebagai salah satu cara jitu membangun Disiplin Tinggi Bangsa… 

■ HASILNYA: Singapura berhasil menjadi negara paling tidak korupsi di dunia; selalu memacu kemajuan pendidikan (NUS sukses sebagai universitas terdepan di dunia) dan warga berdisiplin tinggi.

■ PERTANYAAN UTK KITA: 

Bagaimana dengan disiplin dan budi pekerti di Indonesia..? 

(Fakta untuk segera diatasi:  Korupsi yang makin meluas, motor melawan arus dibiarkan, pencemaran limbah industri masih berlangsung)

2) KERJASAMA

LKY berhasil merangkul beragam bangsa/ras Melayu, Cina, India untuk bekerjasama sebagai suatu bangsa Singapura.

■ HASILNYA: meskipun pernah, namun berpuluh tahun tidak terdengar konflik serius, semua sibuk membangun negeri.

■ PERTANYAAN UTK KITA: 

Bagaimana dengan kerjasama kita? (Fakta untuk segera diatasi:  Tawuran antar kampung/desa, bahkan antar fakultas, konflik partai dan antar lembaga negara, bupati vs gubernur tidak kompak,  masih berlangsung)

3) MEMBANGUN NEGERI 

Dengan dua modal besar diatas, negeri Singapura yang tidak punya sumber daya alam berhasil dibangun LKY menjadi negara maju.

■ HASILNYA:  Menjadi pusat jasa dan perdagangan kelas dunia. GDP dan Income per Capita Singapura salah satu yang tertinggi di dunia.

■ PERTANYAAN: Bagaimana dengan kita? Negeri yang kaya raya dengan sumber daya? (Fakta untuk diatasi:  Ketergantungan pada berbagai ragam produk impor pangan dan industri masih begitu tinggi)

APA MAKNA BAGI KITA?

Harapan kita, dimulai dengan para pemimpin tingkat Pusat (presiden, menteri, dirjen) ataupun Daerah (gubernur, bupati) dapat mendorong VISI KUAT keseluruh negeri mengajak bangsa membangun kedua hal strategis diatas (disiplin dan kerjasama) yang merupakan faktor manusia.

Dengan modal manusia yang berdisiplin tinggi dan selalu siap bekerjasama, dan kombinasi dengan modal sumber daya alam yang beragam dan berjumlah besar, tentu kita dapat membangun Negeri Indonesia tercinta dan sangat berpeluang menjadi “BINTANG ASIA” (2020) dan berpotensi besar menjadi “BINTANG DUNIA” (2030). 

Insya Allah. Semua diawali dengan niat baik.  Siapkah kita? 

Salam “BANGUN INDONESIA.”

Kiriman Mbak Santi Mia Sipan.

🌹🌻🌹🌻

Yuk kita tanya ke diri sendiri yuk, apa yang ingin kita ciptakan? Bagaimana kita bisa ambil teladan LKY di atas untuk membangun disiplin dan semangat kerja sama untuk menciptakan hal tersebut?

Menyapa hal itu penting bagi kita? Keluarga kita? Tempat kita bekerja? Kelompok kerja kita?

Yuk…

Perubahan adalah mudah dan tak terhindarkan dengan kuatnya visi dan kepemimpinan. Contoh LKY.


  

Sumber: http://www.smu.edu.sg

Beberapa hari lalu kita kehilangan seorang Bapak Bangsa Asia, seorang pemimpin negara yang berjuang membangun harkat martabat Asia di dunia. Beliau adalah mendiang Lee Kuan Yew.

Saya bukan orang Singapur, tapi saya sangat menghormati dan kagum pada Bapak Pembangunan Singapura ini. Dalam sebuah group, Pak Aries Mufti bercerita mengenai kepemimpinan beliau yang perlu kita teladani bersama.

Malaysia merdeka dengan pemberian Inggris. Saat itu Malaysia masih menjadi satu negara dan Tumasik adalah negara bagian. Beberapa lama kemudian negara bagian lainnya meminta kepada PM Tengku Abdurachman agar Tumasik dikeluarkan dari Malaysia karena sebelum merdeka Tumasik hidup dari bantuan negara bagian lainnya dan uang sewa markas tentara Inggris. Tumasik saat itu dihuni oleh etnis Cina dan sebagai kota pelabuhan saat itu terkenal sebagai kota preman, judi mahyong, miras, candu, dan prostitusi. 

Negara bagian Malaysia yang lain keberatan kalau Tumasik ada di Malaysia. Lee Kuan Yew (LKY) keberatan ditendang keluar dari Malaysia.  Mereka merasa masih perlu subsidi, apalagi usaha menahan tentara inggris tetap tinggal dan menyewa di Tumasik gagal, karena Inggris tdk punya alasan untuk tetap disana. Akhirnya setelah melalui perdebatan dan negosiasi Tumasik didepak dikeluarkan dan menjadi negara sendiri, Singapura.

LKY melakukan revolusi mental dan pidato untuk membangun semangat publik di Singapura. Ia memompa semangat khalayak agar jangan mau terus dihina karena miskin, bodoh dan preman.  Kalau tidak bangkit Singapura akan terus dihina, maka Singapura  harus bangkit menyamakan diri dengan negara-negara yang sudah maju. Singapura harus  belajar sejam lebih awal dan mengakhiri sejam lebih lambat, bekerja sejam lebih awal dan mengakhirinya sejam lebih lambat, disiplin ikut aturan, hormati orang tua, guru dan pemimpin. 

Setelah itu waktu Singapura di percepat sejam. 

Sekarang kita bisa lihat dari suatu negara yang kumuh, miskin, tempat maksiat berkat revolusi mental ala LKY Singapura menjadi negara sejahtera dan masuk daftar negara yang unggul di Asia, dan sangat teratur. LKY sangat peduli rakyat jelata. Semua  warga ikut provident fund yg menjamin setiap anak bisa sekolah, setiap warga terjamin kesehatannya, ada pensiunnya, bisa beli rumah susun dan khusus untuk umat Islam bisa naik haji. Majelis Ulama nya punya aset karena dibantu menerbitkan sukuk. Dan sebelum meninggal melalui Private Equity LKY menyediakan pelatihan, ICT untuk kopontren dan LKM atau BMT dan dana 1 T kepada NU.

LKY khawatir bila gini ratio Indonesia makin tinggi maka bisa terjadi radikalisme dan terorisme dan bila itu terjadi Singapura akan terancam karena Singapura dipersepsikan sebagai Israel Asia. 

Wallahualam bish showab

🌻🌹🌻🌹

Kisah LKY yang diceritakan Pak Aries menggugah kita bahwa transformasi itu mungkin. Memang dibutuhkan seseorang yang besar dedikasinya seperti LKY untuk menghasilkan sebuah transformasi luar biasa. Sekarang terpulang pada kita. Allah sudah berikan kita sebuah contoh kepemimpinan. Mampukah kita belajar darinya untuk lingkup yang lebih kecil, keluarga kita, lingkungan kita, perusahaan kita, dan lain-lain?

Apa yang dapat kita lakukan untuk bisa mengambil contoh yang telah Allah tempatkan di bumi ASEAN ini?

Perubahan apa yang ingin anda ciptakan?

Bagaimanakah anda dapat melakukan perubahan ini dengan belajar dari LKY?

Mengapa itu penting bagi anda? Bagi perusahaan anda? Bagi keluarga anda? Bagi team anda?

Sudahkah kita dengarkan pesan Sang Pencipta hari ini?






Di lereng bukit terpencil, di tepi sungai, tinggallah seorang kakek dengan cucu kesayangannya. Sang kakek adalah muslim yang taat, dan gemar membaca Quran. Ia selalu memulai harinya dengan membaca ayat demi ayat kalam Ilahi.

Adapun si cucu, ia begitu gemar mengikuti sang kakek dalam setiap tindak-tanduknya. 

Pada suatu pagi yang dingin, si cucu curhat pada kakeknya : ”Kek, aku sangat gemar baca Quran seperti kakek, tapi seringkali aku ndak paham apa yg kubaca, kalau pun paham sedikit, aku langsung lupa begitu mushaf kututup..?! Terus, apa gunanya baca Quran?” 

Waktu itu kakek sedang menambahkan arang ke tungku perapian, ia menoleh pada cucunya dan dengan lembut ia berkata : ”Cucuku, tolong ambil keranjang arang yg kosong itu, isilah dengan air sungai sampai penuh, dan bawa ke sini.”

Tanpa berpikir panjang cucu yang taat ini, langsung beraksi.

Keranjang arang tersebut ia isi sampai penuh, lalu ia membawanya ke gubuk, tapi ternyata semua air mengalir tumpah dari sela-sela keranjang, dan ia sampai di gubuk dengan keranjang kosong.

Melihat itu sang kakek tersenyum, ia berkata :

”Coba lagi, mungkin tadi kau kurang cepat, bawalah dengan berlari.”

Si cucu mencoba lagi, ia isi keranjang sampai penuh, kemudian menetengnya sambil berlari cepat. Namun sayang, sesampainya di gubuk, keranjang itu telah kosong.

Dengan jengkel si cucu protes : ”Kek, sepertinya mustahil aku bisa membawakanmu air dengan keranjang ini, biar kuambil pakai ember saja.”

Kakek tersenyum dan berkata : ”Kakek tidak minta kau ambil air dengan ember, tapi kakek minta ambil dengan keranjang ini.., mungkin usahamu belum maksimal.

Kakek kemudian keluar menuju sungai bersama cucunya, untuk mengajari cara mengisi air ke dalam keranjang, sedang dalam hatinya si cucu yakin perbuatan itu mustahil berhasil, dan dia akan buktikan pada kakeknya bahwa dia benar.

Sampai di tepi sungai, ia langsung mengisi keranjang dan mengangkatnya dengan cepat, dengan rasa puas ia berkata : ”Bagaimana kek, mustahil kan keranjang ini bisa penuh?” 

Saatnya tiba, kakek ingin memberikan pelajaran berharga pada cucunya : “Cucuku, coba perhatikan keranjang arang ini.” Si cucu melihat keranjang tersebut, dan ia langsung sadar bahwa keranjang ini telah berubah, keranjang ini jadi bersih luar–dalam.

Sang kakek pun menjelaskan : ”Seperti inilah yang terjadi saat kau membaca Quran, terkadang kau tidak paham maknanya, kadangkala kau lupa maknanya, atau lupa akan ayat-ayat yg telah kau hapal.

Tapi jika kau membacanya terus menerus, kau akan merasakan perubahan, semakin lama kau akan semakin bersih, luar dan dalam.”

…………………..

Saudari syurgaku sayang…

Marilah kita bersihkan hati dan jiwa dengan membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan Quran. Insan yang membaca Quran akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat.

Firman Allah swt

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karuniaNya. [QS Fathir:29-30]

Rasulullah bersabda:

Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Quran) maka dia akan memperoleh satu kebaikan dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisalnya. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi ( ﺍ) satu huruf dan ( ﻝ ) satu huruf seta ( ﻡ) satu huruf”. 

[HR. At-Tirmidzi, Ad Darimi dan lainya; dari Abdullah bin Mas`ud Radhiyallahu ‘anhu] 

Dan Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda:

Orang yang Mahir membaca Quran akan bersama para Malaikat yang Mulia, sedangkan orang yang membaca (Quran) dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan dalam membacanya, maka dia akan mendapatkan dua pahala. 

[HR. Muslim dalam Shahihnya dari `Aisyah Radhiyallahu ‘anha]

ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ ﺑﺎﻟﺼﻮﺍﺏ 

Semoga bermanfaat.

#Semangat Tilawah #Semangat Menjadi Pribadi Indah

-ummu adib-

Fasil 21 ODOJ

🌻🌻🌻

Jazakillah ilmunya, Ummu Adib tercinta.

Yuk, sudahkah kita baca Quran hari ini?

Seberapa cerdaskah kita? Mampukah kita akses pikiran bawah sadar? atau kebesaran semestaNya?


  

Ada empat jenis kecerdasan yang kita butuhkan untuk sukses dalam hidup:

🌻 IQ (Intelligence Quotient, cerdas inteligensi)

Manusia yang tinggi IQ nya mampu menganalisa berbagai hal untuk membantunya memecahkan masalah dan menemukan solusi. Makin cerdas ia, makin mampu ia menyederhanakan sesuatu hal yang kompleks agar dapat difahami oleh seorang awam sekalipun. “Di dalam hal – hal yang rumit, ada hal – hal yang simpel,” kata Einstein, dan orang-orang yang cerdas mampu melihat dan menjelaskannya.

Seorang yang cerdas juga mampu mengakses otak kanan seperti ia mengakses otak kirinya sehingga ia mampu berimajinasi. “Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Sedangkan imajinasi akan membawa Anda hingga kemanapun,” jelas Einstein.

🌻 EQ (Emotional Quotient, cerdas emosi)

Manusia yang tinggi EQ nya mampu menata emosinya dalam segala kondisi, baik saat orang memuji setinggi langit maupun saat orang menghinanya serendah tanah. Ia tak akan terperdaya pujian atau hinaan. Dengan emosi yang tertata baik ia akan mampu menjaga pikiran, perasaan, tindakan dan perkataan yang positif dan produktif dalam segala kondisi. EQ terkait erat dengan Adversity Quotient, kemampuan untuk menghadapi kesulitan hidup atau bencana apapun. Semua pemimpin besar dunia memiliki EQ dan AQ yang sangat tinggi. Tanpa EQ dan AQ yang tinggi tak akan sanggup seseorang memberikan arahan dengan konsisten, bimbingan pada berbagai jenis karakter dan dorongan pada semua yang dipimpinnya secara berkelanjutan.

Pada saat emosi dan inteligensi digabungkan, intuisi mulai dibangun.

Intuition is the key to everything, in painting, filmmaking, business – everything. I think you could have an intellectual ability, but if you can sharpen your intuition, which they say is emotion and intellect joining together, then a knowingness occurs.

David Lynch

🌻 PQ (Phisical Quotient, cerdas fisik)

Manusia yang memiliki PQ yang tinggi mampu mengenali berbagai energi tubuh dan berkomunikasi dengan segala anggota tubuhnya. Ia mampu mengenali apa yang dikatakan tubuhnya dan membangun energinya. Ia mampu membangun sinergi antara energi jiwa, pikiran dan tubuh (body-mind-soul) sehingga ia mampu mengetahui apa yang harus dimakan, dibaca, dilihat, dilakukan untuk terus meningkatkan energi tubuh, pikiran dan jiwanya (body, mind, soul).

Ia pun dapat membaca bahwa emosi negatif atau perkataan yang kurang baik, dapat melemahkan energi fisiknya sehingga kecerdasan emosinya dapat diasahnya melalui sinyal-sinyal tubuh. 

Kalau orang yang tinggi IQ nya terhubung baik dengan pikiran sadar, orang yang tinggi PQ nya mampu menggali potensi pikiran bawah sadar yang jauh lebih besar dari pada pikiran sadar. Pikiran bawah sadarlah yang mengendalikan 90% hidup kita, dan inilah yang mampu ia akses. Ia pun dapat mengatur kesuksesannya secara lebih berkelanjutan, karena didukung oleh setiap sel dalam tubuhnya yang menyimpan memori ENERGI sejak ia ada dalam kandungan ibunya dan jiwa ditiupkan oleh Sang Pencipta.

🌻 SQ (Spiritual Quotient, cerdas spiritual)

Manusia yang memiliki SQ yang tinggi selalu sadar bahwa ada Tuhan dan langit di atas langit yang mengatur segalanya. Ia sadar bahwa manusia, secerdas apapun, tunduk pada kekuasaan Tuhan. Ia mampu menyerahkan segala hal kepada Tuhan dan melibatkan kekuasaanNya yang luar biasa dalam segala hal. Dengan demikian ia tak pernah menanggung beban sendiri. Ia juga mampu membaca intuisi sebagai “pesanNya” yang memandu hidup (di AMN home hal ini disebut alam basyirah, di mana Allah selalu memberikan petunjuk untuk segala hal). Sadar akan kebesaran semesta ciptaanNya, ia rendah hati dan mampu menekan ego, bertanggung jawab atas segala perkataan, pikiran dan perasaannya. Otomatis EQ, PQ dan AQ nya pun tinggi karena kedekatan dengan Sang Pencipta dan alam semesta memudahkannya untuk menata emosi, menghadapi berbagai tantangan hidup dan terhubung secara harmonis dengan tubuhnya, pikirannya dan jiwanya.

Manusia yang bahagia dalam arti kata sesungguhnya selalu memiliki SQ yang tinggi. Ia selalu tenang. Setiap kejadian disyukurinya karena semua di dunia ini adalah karunia dan ujianNya.

Nah, dapat dilihat bahwa kecerdasan spiritual adalah tingkat kecerdasan tertinggi. Dengan kecerdasan ini seseorang dapat mengasah berbagai kecerdasan lainnya. Jadi jangan puas dulu kalau baru IQ kita yang tinggi. Marilah kita terus asah semua kecerdasan lainnya.

❤️ Tingkatkan terus intensitas ibadah dan kedekatan pada Allah swt. Jangan beribadah sekedar mengikuti rutinitas. Jadikan ibadah sebagai sarana mengatasi berbagai masalah, pengambilan keputusan, penyembuhan penyakit dan berbagai hal lainnya. 

❤️ Bangun koneksitas yang intim dengan Sang Pencipta, alam semesta dan tubuh kita. Berbicaralah terus setiap detik denganNya, baca terus sinyal yang diberikanNya bahkan dari daun yang jatuh sekalipun, dan baca petunjuk yang diberikan tubuh.

❤️ Jaga rasa, pikiran dan perasaan melalui kedekatan denganNya, dengan alam semesta dan tubuh di atas. Setiap rasa negatif akan menimbulkan sinyal buruk pada tubuh, dan sinyal-sinyal yang tak baik dariNya, sebagai “rambu.”

❤️ Bangun dan perkuat intuisi. Jangan hanya andalkan rasio dan analisa, karena kemampuan rasio dan analisa sangat kecil dibanding kemampuan Sang Pencipta yang memandu kita melalui intuisi.

❤️ Selalu ingat bahwa setiap detik kita diciptakan hanya untuk ibadah, dan setiap detik pula kita akan dipanggilNya. Dengan demikian segala cobaan hidup akan dihadapi dengan baik tanpa memelihara emosi negatif. Itulah sebabnya manusia paling cerdas adalah manusia yang selalu mengingat hari akhirnya, karena setiap detik ia akan persiapkan hari akhir itu melalui inteligensinya, emosinya, tubuhnya dan jiwanya (spiritualitas).

Semoga kita dapat masuk dalam kelompok Manusia Cerdas ini. Aamiin.

🌻🌹🌻🌹🌻🌹